Dapatkah polip lipatan vokal menjadi kanker?

  Polip vokal adalah benjolan yang digambarkan dengan jelas yang bukan kanker atau prakanker. Namun demikian, polip dan kanker kadang-kadang sulit dibedakan dan hanya dapat ditentukan dengan pemeriksaan patologis setelah pengangkatan.  Pertama, sekarang relatif jelas bahwa polip pita suara dalam hal patogenesisnya adalah hasil dari trauma akustik, tekanan fisik pada pita suara yang disebabkan oleh vokalisasi yang berlebihan atau vokalisasi dalam lingkungan yang tidak bersahabat. Penyebab patogenesis ini tidak menyebabkan kanker.  Sekali lagi, dalam hal bagaimana polip lipatan vokal tumbuh, polip biasanya berupa lesi merah dengan batas yang berbeda dan jelas berbeda dari jaringan di sekitarnya. Ini bisa berbasis luas atau berleher sempit. Bisa halus dan bulat atau berbilah. Beberapa polip yang telah ada untuk waktu yang lama dapat berbentuk aneh dan dapat sangat bervariasi dalam ukuran sebenarnya. Polip biasanya terjadi secara individual, tetapi bisa juga terjadi secara berpasangan, dengan polip pada setiap pita suara yang saling berhadapan. Mereka paling sering ditemukan pada titik tengah lipatan vokal. Polip lipatan vokal umumnya tumbuh lambat. Penampilan dan pola distribusi ini menunjukkan bahwa polip lipatan vokal adalah bentuk pertumbuhan yang jinak.  Alasan utama mengapa polip dianggap sebagai kanker adalah karena polip dan kanker itu sendiri terkadang sulit dibedakan. Polip lipatan vokal dalam arti yang sebenarnya biasanya tidak memiliki kecenderungan untuk menjadi kanker. Dengan kata lain, jaringan kanker yang ditemukan pada lipatan vokal bukanlah polip dan disalahartikan sebagai polip. Dalam kasus di mana pembengkakan seperti polip pada pita suara ditemukan tumbuh cepat, bentuknya tidak teratur dan menunjukkan pertumbuhan infiltratif, penting untuk melakukan pemeriksaan patologis dini. Penting untuk mengidentifikasi massa lipatan vokal ini sebagai polip atau kanker.  Polip lipatan vokal itu sendiri adalah penyakit jinak dan tidak ada kemungkinan keganasan. Penting untuk waspada terhadap fakta bahwa beberapa kanker tidak dapat dibedakan dari polip dalam penampilannya. Pemeriksaan patologis diperlukan untuk menghindari kesalahan diagnosis.