Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang tidak memiliki pengetahuan dasar tentang tumor otak, dan banyak pasien yang tidak mendapatkan diagnosis dini dan pengobatan tepat waktu, sehingga hidup mereka menjadi lebih singkat, sehingga hal ini harus menarik perhatian masyarakat. Sekarang, beberapa sinyal peringatan dini tumor otak dijelaskan sebagai berikut: 1. Sakit kepala: sifat sakit kepala lebih intens, sering terjadi pada pagi hari, kadang-kadang terbangun dengan rasa sakit saat tidur, tetapi sakit kepala akan berangsur-angsur berkurang atau hilang setelah bangun tidur dan beraktivitas ringan. Muntah: karena peningkatan tekanan intrakranial, pusat pernapasan medula terstimulasi, sehingga terjadi muntah, dan muntah sebagian besar terjadi setelah sakit kepala, dalam bentuk pancaran. 3, gangguan penglihatan: peningkatan tekanan intrakranial akan membuat aliran balik darah vena ke mata menjadi tidak baik, mengakibatkan memar dan oedema, kerusakan sel-sel penglihatan pada retina fundus mata, sehingga mengakibatkan kehilangan penglihatan. 4, kelainan mental: tumor otak yang terletak di lobus frontal bagian anterior otak dapat merusak aktivitas mental lobus frontal, menyebabkan kegembiraan, agitasi, melankolis, depresi, depresi, pelupa, fiksi, dan kelainan mental lainnya. Kelainan sensorik anggota tubuh sepihak: lobus parietal yang terletak di tengah-tengah belahan otak mengkhususkan diri dalam kontrol sensorik, dan tumor di bagian otak ini akan sering menyebabkan nyeri anggota tubuh sepihak, kehangatan, getaran, dan berkurang atau hilangnya sensasi diskriminasi bentuk dan tubuh. 6, Bau hantu: tumor lobus temporal dapat menimbulkan bau hantu di bawah rangsangannya, yang dapat mencium bau yang tidak ada, seperti nasi terbakar atau karet terbakar dan bau lainnya. 7, hemiplegia atau gaya berjalan terhuyung-huyung: lesi otak kecil lebih spesifik, yaitu, pasien sering mengalami ataksia serebelar, hemiplegia atau gaya berjalan terhuyung-huyung setelah sakit kepala, muntah dan gangguan penglihatan. 8, tinnitus, tuli: jenis ini lebih sering ditemukan di telepon, yaitu satu telinga bisa mendengar, telinga lainnya tidak bisa mendengar. Penampilan ini adalah pendahulu neuroma akustik. Gigantisme: sebagian besar terlihat pada tumor hipofisis. Hal ini dimanifestasikan sebagai pertumbuhan pasien yang cepat dan munculnya akromegali (dagu besar, hidung besar, hipertrofi bibir dan lidah, tangan dan kaki yang besar secara abnormal). 10 . Hambatan pertumbuhan dan perkembangan pada anak kecil: umum terjadi pada kraniofaringoma. Manifestasi klinisnya adalah angka 15 atau 16 tahun baru berusia 5 atau 6 tahun, karakteristik seksual tidak berkembang, dan perut penuh dengan lemak. Kesimpulannya, tumor otak memiliki berbagai manifestasi, jadi ketika tanda-tanda di atas muncul, seseorang harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan terperinci. Saat ini, tomografi terkomputasi elektronik (CT) dan pencitraan resonansi magnetik (MRI) serta pemindaian intensif dapat digunakan untuk membuat diagnosis tumor otak secara dini dan pasti.