Apa yang harus diperhatikan orang tua ketika anak mereka gagap

  Gagap (umumnya dikenal sebagai ‘gagap’ atau ‘gagap’) adalah gangguan bicara yang ditandai dengan seringnya pengulangan yang tidak disengaja (ucapan, suku kata, kata atau frasa), jeda dan interupsi bicara yang berbeda dalam frekuensi dan intensitas dari orang yang biasanya lancar. Ini juga mencakup keraguan atau jeda pra-bicara yang abnormal (disebut oleh orang yang gagap sebagai “tersedak”) dan pemanjangan bunyi bicara tertentu (biasanya vokal). Banyak manifestasi gagap yang tidak dapat diamati oleh orang lain; ini termasuk rasa takut akan fonem tertentu (biasanya konsonan), kata-kata dan frasa, takut akan situasi tertentu, kecemasan, kegugupan, rasa malu, dan perasaan ‘di luar kendali’ dalam berbicara. Ini adalah gangguan bahasa yang sangat kompleks yang melibatkan aspek genetik, perkembangan neurofisiologis, keluarga dan sosial.  Apa yang harus diperhatikan orang tua ketika anak mereka gagap?  1. Menghilangkan hambatan psikologis: Orang tua dan guru harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang santai, bahagia, dan stabil; 2. Memperlambat dan menurunkan volume bicara ketika berbicara dengan anak; 3. Mengajarkan anak untuk tidak terlalu banyak bicara. Sebaliknya, tanyakan lagi dengan lambat atau ubah topik pembicaraan atau berpura-pura Anda tidak berniat membantunya untuk mengatakannya.  5. Bila kata tertentu menyebabkan serangan gagap, gantilah dengan kata lain.  6. Hindari bermain dengan anak-anak yang gagap dan keluar dari lingkungan yang gagap.