Nanah dan darah pada tinja berarti terdapat zat seperti nanah atau darah berwarna merah keunguan yang menutupi tinja. Pertama, terdapat infeksi atau peradangan pada usus, dan kedua, lesi berada di usus besar atau rektum, bukan di usus kecil. Peradangan atau rangsangan eksternal pada saluran usus, seperti radang usus bakteri, radang usus inflamasi dapat menyebabkan kerusakan pada selaput lendir saluran usus sebelum munculnya nanah tinja dan darah. Pasien harus dicegah dari aspek-aspek berikut: 1, jaga agar usus tetap bersih; biasakan buang air besar setiap hari, dan tinja lebih baik dalam bentuk pasta tipis. 2, kurangi postur tubuh yang meningkatkan tekanan perut, hindari duduk, berdiri, berjalan dan terlalu banyak bekerja. 3, hindari makan makanan panas, berminyak, kasar, terak, hindari tembakau, alkohol, kopi. 4, lebih banyak makanan dengan panas usus yang jernih, nutrisi bergizi, seperti jus pir mentah, jus akar teratai, jus kastanye air, jus rutabaga, jus seledri, wortel, wortel (dimasak), pare, terong, mentimun, bayam, kubis, kubis, kuning telur, apel, buah ara, pisang, biji wijen hitam, daging kemiri, jamur putih dan sebagainya. 5, menjadi ceria, jangan tertekan dan marah. 6, kurangi hubungan intim, hubungan intim yang terlalu sering akan membuat mukosa usus tersumbat, memperparah darah. 7, mencegah infeksi dubur; memperkuat olahraga.