Kondisi ini disebut regresi refraktif, yang mengacu pada kehilangan penglihatan baru setelah operasi dan munculnya kembali miopia setelah optometris. Ada dua penyebab utama kondisi ini: pertama, kemampuan penyembuhan kornea terlalu kuat, sehingga membentuk kinerja ini; kedua, karena tidak memperhatikan kebiasaan mata yang baik setelah operasi, penggunaan mata yang berlebihan, seperti berjam-jam melihat ponsel, komputer, atau membaca dekat, juga dapat menyebabkan miopia muncul kembali. Untuk menghindari hal ini, penting untuk mempertahankan kebiasaan mata yang wajar. Jika terjadi pembiasan, perawatan bedah sekunder atau pemakaian bingkai atau lensa kontak kornea dapat dipertimbangkan. Untuk menghindari hal ini, penting untuk mempertahankan kebiasaan perawatan mata yang wajar.