Apakah pemeriksaan elektrofisiologi aman?

  Pemeriksaan elektrofisiologi melibatkan penyisipan kateter ke dalam tubuh dan bersifat ‘invasif’. Oleh karena itu, terdapat beberapa risiko, tetapi risiko ini sangat kecil dan oleh karena itu, pemeriksaan elektrofisiologi relatif aman.  Pada beberapa pasien, tempat pemasangan kateter (pangkal paha atau lengan) dapat berdarah dan darah dapat menggenang di bawah kulit, sehingga menyebabkan pembengkakan lokal dan/atau ekimosis.  Pada kasus yang jarang terjadi, pemeriksaan elektrofisiologi dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius, termasuk kerusakan jantung atau pembuluh darah, trombosis, dan infeksi. Kematian pasien jauh lebih jarang terjadi.  Meskipun sebagian besar pemeriksaan elektrofisiologi tidak menimbulkan komplikasi, Anda harus mengetahui kemungkinan risiko ini. Jika Anda ingin mengetahui risiko yang secara khusus relevan bagi Anda, silakan berkonsultasi dengan dokter yang bertanggung jawab.