Apa yang harus dilakukan jika seorang anak menderita rinitis alergi

  Rinitis alergi pada anak-anak adalah usia yang paling umum untuk rinitis alergi, dengan prevalensi yang dilaporkan 20% di bawah usia 3 tahun dan 40% di bawah usia 6 tahun. Rinitis alergi bukanlah penyakit yang serius, tetapi secara signifikan dapat mempengaruhi kualitas hidup anak, tidur, konsentrasi, kinerja akademik, memori dan kepercayaan diri. Hal ini juga berkaitan erat dengan perkembangan gangguan pernapasan saat tidur pada anak-anak.  Pengobatan rinitis alergi pada anak-anak adalah proses yang komprehensif dan multifaset yang melibatkan penghindaran alergen, pengobatan, imunoterapi, pendidikan dan terapi adjuvan.  1. Hindari kontak dengan alergen, kenakan masker, tutup jendela di mobil atau kamar selama musim serbuk sari atau berdebu, singkirkan hewan peliharaan, asap, bunga atau perabotan yang mencurigakan, gunakan AC dengan filter bersih, kurangi kelembapan dalam ruangan, perbaiki kamar mandi dan ruang bawah tanah, vakum bersih, gunakan tempat tidur dan bantal non-alergen, cuci seprai dan sarung bantal dengan air panas setiap minggu, jangan jemur tempat tidur di luar ruangan, singkirkan karpet, bersihkan Sumber jamur yang paling umum adalah pelembab rumah tangga, bak mandi, selimut basah, bunga, koran bekas, dll.  Kelebihannya adalah dosisnya kecil, efek sampingnya ringan dan mudah digunakan. Untuk anak-anak, kekhawatiran terbesar dengan penggunaan hormon hidung adalah efeknya pada kelenjar thalamus-hipofisis-adrenal. Obat-obatan ini relatif kurang menghambat, memiliki penggunaan sistemik yang lebih rendah dan lebih aman, tetapi tidak digunakan pada anak di bawah usia 2 tahun, karena tidak ada pengalaman dengan penggunaannya, dan antihistamin dan antikolinergik juga dapat digunakan.  3. Imunoterapi, baik subkutan maupun sublingual, tersedia. Imunoterapi sublingual lebih cocok untuk anak-anak dan kepatuhan pengobatannya lebih tinggi.  Irigasi hidung dapat menghilangkan mediator inflamasi dari mukosa hidung dan melembutkan serta menghilangkan kerak hidung.  4.Pengobatan bedah. Sekarang diyakini bahwa hipertrofi adenoid terkait dengan rinitis alergi dan dianjurkan untuk menghilangkannya sesegera mungkin.  Sangat penting untuk mengubah persepsi orang tua tentang rinitis alergi, tidak menunggu sampai kondisinya serius sebelum mencari perhatian medis, berhenti minum obat hanya ketika ada sedikit bantuan, sering mengganti obat ketika ada gejala, dan tidak memiliki pendekatan teratur dan sistematis untuk pengobatan, sehingga sangat penting untuk memperkuat pendidikan kesehatan sehingga orang tua memiliki pemahaman yang benar tentang rinitis alergi, penyebabnya, metode pengobatan dan perawatan, dan langkah-langkah pencegahan untuk menghindari terjadinya kembali penyakit. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk mendidik orang tua tentang penyebab rinitis alergi, pengobatan dan perawatannya, serta tindakan pencegahan untuk menghindari kekambuhan.