Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penderita rinitis dan rinitis alergi telah meningkat dari tahun ke tahun, tidak hanya orang dewasa, tetapi juga banyak anak-anak dan bahkan anak-anak kecil yang menderita rinitis dan rinitis alergi, yang secara serius mempengaruhi kualitas hidup, efisiensi kerja dan belajar masyarakat. Apa sebenarnya penyebab hal ini? Penyebab pastinya perlu dipelajari oleh biologi epidemiologi dan patogenik serta disiplin ilmu terkait lainnya, tetapi hal ini juga terkait erat dengan perkembangan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir ini, yang telah meningkatkan tingkat pencemaran lingkungan. Polusi lingkungan mencakup polusi atmosfer dan polusi lingkungan hidup. Pada tanggal 15 November 2012, KTT Polusi Udara Provinsi Hunan mengungkapkan bahwa lebih dari 50% curah hujan tahunan Changsha adalah hujan asam, yang menunjukkan keseriusan pencemaran lingkungan. Baru-baru ini pm2.5 telah menjadi perhatian yang semakin meningkat, dan cuaca yang berkabut, dengan PM2.5 yang sangat melebihi standar, telah menarik perhatian pemerintah dan masyarakat, tetapi tindakan yang diambil belum cukup kuat. Dalam hal lingkungan tempat tinggal, banyak rumah yang baru direnovasi sekarang terbuat dari bahan yang tidak ramah lingkungan, termasuk kayu, cat, kasur Simmons, kapas, sofa, dll. Ada banyak zat berbahaya yang membahayakan saluran pernapasan kita, dan tentu saja yang pertama kali terkena dampaknya adalah mukosa hidung, yang tidak diragukan lagi akan meningkatkan kemungkinan terkena rinitis dan rinitis alergi. Kaitan ini kadang-kadang tidak mungkin dicegah, karena telah merambah setiap aspek kehidupan kita, seperti bantal, kasur, kapas, furnitur, cat, dll., yang semuanya memiliki efek kesehatan yang merugikan, terutama yang dihasilkan oleh bengkel hitam. Ada juga pembuangan limbah rumah tangga, terutama di pinggiran kota dan kota-kota besar, di mana orang cenderung membakar sampah di tempat, yang juga sangat mencemari udara, terutama sampah plastik, yang menghasilkan gas buang berbahaya yang sangat merusak saluran pernapasan. Kami sering bertemu pasien yang tidak merokok atau minum alkohol, tetapi menderita kanker paru-paru, yang terkait dengan peningkatan polusi udara. Insiden berbagai jenis kanker pada umumnya meningkat, dan banyak di antaranya merupakan contoh nyata di sekitar kita, sehingga perlindungan lingkungan merupakan masalah yang sangat mendesak dan memerlukan upaya kita semua. Sebaliknya, di beberapa negara Eropa, seperti Jerman, di mana industrinya berkembang dengan baik, perlindungan lingkungan sangat baik. Pertama-tama, produksi industri memerlukan persetujuan lingkungan yang ketat dan harus diperlakukan dengan cara yang sangat tidak berbahaya sebelum dapat diproduksi. Perlindungan ekologi juga dilakukan secara maksimal. Pohon-pohon, burung-burung, dan hewan-hewan di hutan dibiarkan dengan sendirinya, dan tidak ada seorang pun yang akan membunuh burung atau hewan liar untuk memuaskan kebaruan dan kegembiraan mereka sendiri. Limbah domestik dipisahkan secara ketat ke dalam lima kategori: plastik, kaca, biologis, kertas, logam, dll. Dengan memisahkan limbah dengan cara ini, mereka tidak hanya meningkatkan tingkat daur ulang dan mengurangi biaya, tetapi yang lebih penting, melindungi lingkungan. Selain itu, konsep ini telah merasuk ke dalam hati setiap orang di setiap rumah tangga dan setiap orang akan secara sadar mematuhinya. Kita harus belajar dari mereka. Tuhan telah memberi kita langit dan tanah yang indah, kita harus menghargainya, bukan hanya untuk kesenangan kita sendiri, tetapi juga untuk dinikmati anak cucu kita dengan bahagia dan mudah, dan jangan pernah membiarkan lingkungan menjadi berlebihan.