(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah secara umum, dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Adenoma hepatoseluler adalah jenis patologis umum tumor jinak hati. Hal ini sering terdeteksi selama pemeriksaan fisik dan kebanyakan terjadi pada wanita muda. Kadang-kadang adenoma hepatoseluler dan karsinoma hepatoseluler tidak dapat sepenuhnya dibedakan dan memerlukan reseksi bedah untuk konfirmasi patologis, dan adenoma hepatoseluler memiliki potensi untuk berubah menjadi karsinoma hepatoseluler. Oleh karena itu, setiap tumor yang tidak diketahui sifatnya yang ditemukan di daerah hati dianjurkan untuk diangkat melalui pembedahan. Misalnya, dalam kasus ini, tumor ditemukan di daerah hati selama pemeriksaan fisik, dan dipastikan sebagai tumor jinak setelah reseksi bedah, dan sembuh setelah reseksi.
Informasi dasar】Perempuan, 32 tahun
Jenis Penyakit】Adenoma hepatoseluler
Rumah Sakit】Rumah Sakit Rakyat Liaocheng
Tanggal Konsultasi】November 2021
Rencana Perawatan】Reseksi Laparoskopi
Masa Pengobatan】Pengobatan rawat inap selama 1 minggu, tinjauan rawat jalan setelah 1 bulan
Efektivitas】Tumor diangkat seluruhnya, dan kasus ini dikonfirmasi sebagai tumor jinak.
I. Konsultasi Awal
Baru-baru ini, seorang pasien wanita muda, berusia 32 tahun, terlihat. Dia sangat gugup ketika datang ke klinik. Dia mengeluh bahwa dia menemukan tumor pada hatinya selama pemeriksaan fisik di tempat kerjanya, dan sifat tumornya tidak pasti. Karena sifat tumor ini tidak jelas, pasien pertama-tama disarankan untuk melakukan beberapa tes tambahan terlebih dahulu, seperti CT abdomen intensif atau tes penanda tumor. Jika sifat pastinya tidak dapat ditentukan, reseksi bedah akan diperlukan untuk diagnosis patologis. Pasien menyatakan pengertiannya dan setuju untuk dirawat di rumah sakit.
II. Proses pengobatan
Tes fungsi hati normal, dan skrining virus juga menunjukkan bahwa tidak ada virus hepatitis. Penanda tumor CEA, CA199 dan AFP semuanya dalam kisaran normal, dan pemeriksaan CT abdomen intensif menunjukkan bahwa hati kanan kaya akan tumor suplai darah, tetapi itu bukan tumor ganas yang khas. Melalui analisis yang komprehensif, kami percaya bahwa tumor pasien lebih jinak, tetapi sifat spesifik tumor tidak dapat ditentukan, dan hanya reseksi bedah tumor untuk diagnosis patologis yang dapat memperjelas diagnosis. Oleh karena itu, kami berkomunikasi dengan pasien dan keluarganya tentang kondisinya saat ini, dan pasien serta keluarganya setuju untuk melakukan operasi. Pasien kemudian menjalani reseksi laparoskopi dengan anestesi umum dan tumor hati diangkat. Patologi pasca operasi menegaskan bahwa itu adalah adenoma hepatoseluler jinak.
III. Efek pengobatan
Dalam hal hasil pembedahan, pasien pulih dengan sangat baik setelah operasi, karena tumor segera diangkat secara tuntas dan dikonfirmasi sebagai adenoma hepatoseluler jinak tanpa komponen ganas, dan pasien tidak memiliki gejala tidak nyaman lainnya setelah reseksi. Pasien dipulangkan pada akhir 1 minggu rawat inap dan diminta untuk datang ke rumah sakit untuk tindak lanjut rutin setelah 1 bulan.
IV. Catatan
Kami senang bahwa pasien menjalani operasi tepat waktu untuk mengangkat tumor dan memastikan bahwa tumor tersebut bersifat jinak, sehingga menghilangkan kemungkinan tumor berkembang menjadi tumor ganas. Dianjurkan agar pasien beristirahat dan menghindari kerja berat setelah pulang. Diet harus didasarkan pada makanan ringan dan dicerna dengan baik, tetapi juga secara bertahap meningkatkan nutrisi, seperti secara bertahap meningkatkan asupan daging, telur dan susu, dan kemudian makan lebih banyak buah dan sayuran segar. Secara teratur meninjau fungsi hati atau CT abdomen di klinik rawat jalan 1 bulan setelah operasi untuk mengamati apakah ada kelainan untuk mencegah tumor jinak ini tumbuh lagi.
V. Wawasan pribadi
Pasien ini beruntung karena tumor jinak dan secara klinis dapat disembuhkan melalui reseksi bedah yang tepat waktu. Karena kejadian kanker hati meningkat dan berkorelasi dengan virus hepatitis, sirosis alkoholik, dan faktor lingkungan, maka dianjurkan agar kita melakukan pemeriksaan rutin tahunan untuk membantu kesehatan kita. Jika beberapa gejala yang tidak nyaman muncul dalam tubuh Anda, Anda tidak boleh mengabaikannya dan mencari pertolongan medis sesegera mungkin untuk mencapai deteksi dan pengobatan yang tepat waktu.