Perut kembung pada bayi biasanya membaik pada usia 4-5 bulan, ketika fungsi pencernaan bayi berangsur-angsur membaik dan flora usus mulai stabil. Perut kembung pada bayi sering kali disebabkan oleh fermentasi gula yang berlebihan dalam saluran pencernaan bayi yang belum berkembang karena jumlah gula yang berlebihan dalam ASI atau susu formula yang dikonsumsi bayi, yang mengakibatkan produksi gas yang berlebihan. Selain itu, menelan udara secara berlebihan tanpa disengaja oleh bayi juga bisa menjadi penyebab perut kembung. Oleh karena itu, membatasi asupan gula ibu dan menyendawakan bayi setelah setiap kali menyusui dapat membantu mencegah atau mengurangi perut kembung. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, biasanya sekitar usia 4-5 bulan, fungsi pencernaan mereka relatif berkembang dengan baik dan fenomena perut kembung dapat dikurangi secara signifikan. Selain itu, pijatan perut searah jarum jam yang tepat untuk bayi dapat meningkatkan gerak peristaltik usus dan kelelahan, sehingga mengurangi ketidaknyamanan gastrointestinal. Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa jika perut bayi secara signifikan membuncit dan disertai dengan rasa sakit akibat tekanan, dianjurkan agar ia mencari pertolongan medis untuk mengidentifikasi penyebabnya dan kemudian mencari pengobatan aktif.