Banyak anak muda yang tidak merawat lensa kontak mereka dengan baik dengan belajar atau bersenang-senang hingga larut malam. Kebiasaan malas ini dapat menyebabkan infeksi mata yang serius, dan keratitis yang berhubungan dengan lensa kontak atau ulkus kornea, yang paling parah, dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen atau bahkan membutuhkan transplantasi kornea. Perawatan lensa kontak dasar dapat mengurangi kemungkinan infeksi mata, seperti mencuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak, dan mencuci lensa kontak sekali pakai yang tidak digunakan setiap hari dengan disinfektan setiap malam sebelum direndam. Namun, melakukan hal ini saja tidak cukup; menurut data CDC tahun 2014, lebih dari satu juta pasien masih mengunjungi dokter untuk infeksi mata setiap tahunnya. Untuk mencegah kerusakan lensa kontak yang lebih baik, American Academy of Ophthalmology menawarkan empat rekomendasi berikut ini: 1. Ganti Kotak Lensa Kontak Setiap Tiga Bulan Sekali Mengganti kotak lensa kontak setiap tiga bulan sekali dapat secara efektif mengurangi pertumbuhan bakteri. Pada saat yang sama, ganti lensa setiap tiga bulan sekali. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengganti lensa setelah enam bulan meningkatkan kemungkinan infeksi mata hampir 5,5 kali lipat. 2. Kurangi kontak dengan air Mengenakan lensa kontak saat berenang atau mandi dapat menyebabkan infeksi mata yang serius yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan. Air mungkin cukup bersih untuk diminum atau digunakan untuk mandi, tetapi air masih merupakan tempat berkembang biak bagi parasit amuba, jadi sekali lagi, jangan merendam atau membilas wadah lensa kontak atau lensa Anda di dalam air. Penelitian telah menemukan bahwa penggunaan lensa kontak sesekali saat tidur dapat meningkatkan kemungkinan infeksi mata sedang hingga parah hingga 6,5 kali lipat. Sayangnya, survei BuzzFeed baru-baru ini terhadap hampir 100.000 orang menunjukkan bahwa 70 persen responden memakai lensa kontak sesekali atau sering saat tidur. 4. Segera dapatkan pertolongan medis untuk gejala-gejala Gejala infeksi mata meliputi kemerahan, bengkak, nyeri dan fotofobia, dll. Segera dapatkan pertolongan medis untuk gejala-gejala ini, karena penundaan pengobatan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan.