Nyeri pinggul dapat diklasifikasikan sebagai nyeri fisiologis dan patologis.
Nyeri fisiologis dapat disebabkan oleh kelelahan, berjalan dengan menahan beban yang berkepanjangan atau olahraga yang tidak tepat. Faktor patologis dibagi menjadi berbagai kategori, seperti cedera olahraga, displasia, trauma, osteoartritis, osteonekrosis, penyakit sistem kekebalan rematik, penyakit menular, dll.
Singkatnya, etiologi nyeri pinggul itu kompleks dan membutuhkan analisis komprehensif yang dikombinasikan dengan riwayat medis pasien, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pencitraan untuk membuat diagnosis yang jelas dan kemudian mengobati gejalanya.