Setiap hari, kita menggunakan berbagai macam produk perawatan pribadi pada tubuh kita, mulai dari sabun dan losion hingga sampo, kondisioner, dan kosmetik, dan banyak dari bahan-bahan ini tidak diatur dan mungkin mengandung senyawa karsinogenik seperti asam ftalat, tar batu bara, bedak, dan paraben, yang dapat meningkatkan risiko kanker ketika digunakan seiring waktu. Di bawah ini adalah daftar dua puluh karsinogen yang umum ditemukan dalam produk perawatan. Periksa daftar bahan pada kemasan produk untuk mengetahui apakah bahan kimia tersebut ada, dan jika ada, cobalah untuk tidak menggunakannya. Li Haizhi, Departemen Bedah Kuku dan Payudara, Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Cina Changzhou Benzalkonium Chloride (Benzalkonium Chloride) dapat ditemukan dalam kondisioner rambut, pembersih wajah, krim pelembab, dan produk lainnya, yang berfungsi sebagai bakteriostatik, antiseptik, untuk memperpanjang masa simpan produk, dan beracun bagi sistem kekebalan tubuh, sistem reproduksi, dan kulit. Butylated hydroxytoluene (BHT)/Butylated Hydroxyanisole (BHA) dapat ditemukan pada losion pelembab, eye shadow, eye liner, untuk membuat warna produk menjadi cerah dan tidak mudah pudar, beracun bagi sistem kekebalan tubuh, sistem pernapasan, dan sistem reproduksi. Coal Tar [Tar Batubara] Sebagian besar ditemukan dalam pewarna rambut dan kosmetik mata, digunakan sebagai pewarna, perlu diketahui bahwa ia memiliki berbagai nama, seperti Acid Red 184, Disperse Violet, Alkaline Blue, yang juga merupakan karsinogen. Cocamide/Lauramide, Triethanolamine dan Ethanolamine (Cocamide DEA/Lauramide DEA, TEA, MEA) digunakan dalam pembuatan produk berbusa seperti sabun dan sampo, dan dapat bergabung dengan bahan kimia lain untuk menyebabkan kerusakan pada kulit, otak dan sistem saraf. DLU (DMDM Hydantoin) Ditemukan dalam sampo, kondisioner, produk perawatan kulit, digunakan sebagai pengawet, dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan sistem kekebalan tubuh. Warna sintetis (FD&C Colours) Warna yang cerah, kuat dan bervariasi, tetapi beracun, terkait dengan kanker payudara, dapat mengiritasi kulit dan dapat mempengaruhi perkembangan janin. Pengawet formaldehida dan pengawet yang melepaskan formaldehida (Formaldehida dan pengawet yang melepaskan formaldehida) sebagian besar merupakan hasil sampingan dari proses pengolahan dan produksi, terdapat pada sabun, sampo, kondisioner, bahan pembuat busa, bersifat karsinogen, selain itu juga akan merangsang kulit, menyebabkan alergi, asma dan penyakit lainnya. Wewangian (Fragrance) yang digunakan dalam parfum, wewangian dan pengharum ruangan, yang komposisinya mungkin mengandung ribuan produk zat kimia, mungkin mengandung zat karsinogenik, sering menyebabkan sakit kepala, kantuk, ruam, perubahan warna kulit dan alergi. Logam Berat ditemukan dalam produk perawatan sebagai “pengotor” atau “kontaminan” tetapi kadang-kadang ditambahkan secara artifisial sebagai pewarna dan dapat ditemukan dalam maskara, eyeliner, pasta gigi pemutih dan tabir surya. Logam berat dapat terakumulasi di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan pada otak, sistem reproduksi, kekebalan tubuh dan pernapasan. Oxybenzone (Oxybenzone) adalah penyerap ultraviolet yang berfungsi sebagai tabir surya dan dapat ditemukan pada tabir surya, pelembab dan lip balm, serta dapat menyebabkan alergi, ketidakseimbangan hormon dan kerusakan sel. Paraben adalah pengawet yang paling sering digunakan dalam produk perawatan kecantikan. Etilparaben, butilparaben, metilparaben, dan propilparaben adalah paraben. Ini adalah analog estrogen yang masuk ke dalam tubuh melalui kulit, memengaruhi sistem hormon dan fungsi normal tubuh, dan terkait erat dengan perkembangan kanker, terutama kanker payudara. P-Phenylenediamine (P-Phenylenediamine) Sangat karsinogenik, umumnya digunakan dalam pewarna rambut sebagai zat pewarna rambut. Dapat menyebabkan reaksi alergi mendadak, kerusakan kulit dan sistem kekebalan tubuh, dan cacat bawaan pada bayi baru lahir. Pthalates Digunakan dalam kosmetik untuk membuat aroma lebih tahan lama, ditemukan dalam hairspray, krim kulit, parfum, deodoran, dan yang paling tinggi dalam cat kuku. Biasanya tidak ada dalam daftar bahan, atau tersembunyi di dalam aromatik. Mudah masuk ke dalam tubuh, menyebabkan kerusakan pada paru-paru, hati, ginjal, dan sistem reproduksi. Polietilen glikol (PEG) ditemukan dalam pembersih, pelembab, dan krim dan meningkatkan permeabilitas kulit, sehingga memungkinkan bahan kimia masuk ke dalam kulit dan menyebabkan kerusakan pada sistem tubuh. Propylene glycol (PGL) digunakan sebagai antibeku dan pengawet dalam berbagai krim, lotion, dan kosmetik. Bahan ini mudah diserap melalui kulit dan masuk ke dalam tubuh, menyebabkan kerusakan pada hati, jantung, dan sistem saraf. Selenium Sulfida (Selenium Sulfide) umumnya digunakan dalam sampo, kondisioner, dan produk perawatan rambut lainnya, efek anti-ketombe, toksisitas reproduksi dan pernapasan. Sodium lauryl sulfate dan sodium laureth sulfate (Sodium lauryl sulfate dan sodium laureth sulfate) Bahan pembusa, yang ditemukan di lebih dari 90 persen sampo (dan juga di pasta gigi), dapat mengiritasi kulit dan memudahkan bahan kimia lain masuk ke dalam kulit. Synthetic Musks (Musk Sintetis) Digunakan sebagai pewangi, ditemukan dalam parfum, sabun, deterjen, dan bahan pewangi, yang dapat masuk ke dalam tubuh dan berdampak buruk bagi kesehatan. Talc (Bedak) Terdapat pada perona pipi, bedak bayi, dan bedak lainnya, digunakan untuk meningkatkan kehalusan, bersifat karsinogenik jika terhirup, dapat menyebabkan kanker paru-paru dan kanker ovarium. Triclosan adalah agen antimikroba yang digunakan dalam sabun, sabun tangan, pembersih wajah, dan deodoran dan telah dikaitkan dengan perkembangan kanker. Jadilah cantik dan sehat! Silakan ambil tindakan sekarang!