Ada beberapa “tanda” masalah psikologis pada lansia: 1. Perubahan temperamen secara tiba-tiba, sering menyalahkan diri sendiri: Jika lansia yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi menghindar dari orang lain, malas, dan sering menangis sendirian, atau bahkan mengatakan bahwa ia telah melakukan dosa besar dan menyesal pada semua orang. Jika “dosa besar” yang dia bicarakan sebenarnya adalah sesuatu yang sepele atau sudah tua, maka anggota keluarga harus memperhatikan hal ini dan membawa lansia ke rumah sakit spesialis pada waktu yang tepat. 2. Ketidaknyamanan fisik: merasa tidak enak badan di sana-sini, merasa tidak enak badan, seperti ketidaknyamanan sistem pencernaan: kembung dan diare, anoreksia, dan mual Sistem kardiovaskular: panik, sesak napas, sesak dada, tekanan, perasaan tidak nyaman, dll.; ketidaknyamanan sistem olahraga: nyeri punggung bawah, nyeri kepala dan leher, nyeri otot secara umum, dll.; ketidaknyamanan sistem saraf: dingin dan panas secara umum, berkeringat, dll. 3. Mudah tersinggung, cemas, gugup, dan khawatir: Mudah tersinggung, cemas, gugup, dan khawatir yang tidak dapat dijelaskan, seperti khawatir tidak memiliki cukup uang untuk dibelanjakan, anak-anak Anda tidak dapat merawat Anda, tidak dapat melakukan pekerjaan rumah tangga, sesuatu akan terjadi pada keluarga Anda, dan sebagainya. Ini adalah hal-hal yang tampaknya sama sekali tidak perlu bagi orang yang melihatnya, tetapi pasien gelisah dan resah sepanjang hari, dan bahkan memiliki kecenderungan untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri.4. Penurunan kekuatan dan energi otak: Anda merasa kekuatan dan energi otak Anda menurun, daya ingat Anda menurun, kecerdasan Anda menurun, otak Anda melambat, dan Anda tidak dapat mengingat apa pun. Tidak seperti penyakit Alzheimer, penderita depresi dapat mengenali bahwa mereka memiliki masalah dengan memori dan kecerdasan, dan memori serta kecerdasan mereka dapat berangsur-angsur pulih seiring dengan meredanya gejala depresi.