Sebagian besar anak dengan cerebral palsy memiliki gangguan gerakan anggota tubuh, cacat intelektual, gangguan bicara, dll. Dalam kasus yang lebih parah, anak-anak dengan cerebral palsy bahkan mungkin lumpuh di tempat tidur, dan jika orang tua tidak merawat mereka, komplikasi seperti pneumonia dan luka di tempat tidur dapat memperburuk kondisi mereka dan menyebabkan lebih banyak bahaya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk merawat anak-anak mereka yang menderita cerebral palsy saat mereka menerima perawatan. Apa saja hal-hal yang perlu diingat ketika merawat anak dengan cerebral palsy? 1. Memperbaiki lingkungan tempat tinggal anak dengan cerebral palsy: Dalam perawatan sehari-hari, kita harus menjaga kebersihan tempat tinggal anak, membuka jendela secara teratur, mendisinfeksi udara dan tanah secara teratur, sering membawa anak dengan cerebral palsy ke luar rumah, menjaga kebersihan anak, dan menjauhkan anak dengan cerebral palsy dari benda-benda berbahaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan. 2. Memperbaiki pola makan sehari-hari: Dalam hal pola makan untuk anak-anak dengan cerebral palsy, makanan berkalori tinggi, berprotein tinggi, kaya vitamin, dan mudah dicerna harus disediakan. Ketika menyuapi, jangan mencabut sendok ketika gigi anak mengatup untuk mencegah kerusakan pada gigi. 3. Pelatihan bahasa: Pelatihan bahasa merupakan langkah yang mudah diabaikan dalam perawatan sehari-hari dan juga merupakan hal yang paling sulit untuk dicapai. Oleh karena itu, selama proses perawatan yang biasa, Anda harus memikirkan cara untuk meningkatkan jumlah bicara anak. Terlepas dari apakah anak menderita cerebral palsy atau tidak, Anda harus memikirkan berbagai kesempatan untuk berbicara dengan anak, berulang kali mendorong anak untuk bersuara, dan ketika anak bersuara, segera berbicara dan menjawab dengannya. 4. Memperbaiki kehidupan sehari-hari: Pilihlah pakaian yang mudah dikenakan dan dilepas oleh anak, dan umumnya mengenakan dan melepas anggota tubuh yang sakit parah terlebih dahulu ketika berganti pakaian. Pelatihan kebersihan dan perawatan sesuai dengan usia anak, dan mengembangkan kebiasaan buang air kecil dan buang air besar secara teratur. Seiring dengan bertambahnya usia anak, ajarkan dia untuk memberikan instruksi kepada orang dewasa sebelum buang air besar, dan belajar untuk menggunakan handuk tangan dan memakai serta melepas celana panjang.