Ada beberapa alasan terjadinya stretch mark setelah kehamilan: Pertama, karena perubahan sekresi hormon selama kehamilan. Kedua, karena perut tumbuh dari hari ke hari, hal ini menyebabkan peregangan berlebihan pada kulit dan kerusakan kerusakan kolagen protein. Karena tipe tubuh Anda sendiri dan alasan genetik, Anda disarankan untuk mengontrol berat badan Anda selama kehamilan untuk menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan. Anda dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mengoleskan beberapa minyak topikal seperti minyak zaitun, vitamin E dan minyak esensial untuk meringankan stretch mark. Makan lebih banyak sayuran, buah-buahan dan daging tanpa lemak serta minum lebih banyak air untuk mempercepat metabolisme dapat secara efektif mencegah stretch mark.