Rematik pascakelahiran, juga dikenal sebagai “nyeri tubuh pascakelahiran”, “kelumpuhan pascakelahiran”, dan “penyakit menstruasi”, sebagian besar disebabkan oleh kurangnya qi dan darah pada periode pascakelahiran dan paparan angin, dingin, lembab, dan kejahatan patogenik lainnya yang tidak disengaja. Manifestasi klinis rematik postpartum bervariasi, dan tingkat keparahan penyakitnya bervariasi. Selain pengobatan konvensional, pasien harus lebih memperhatikan kehidupan sehari-hari dan diet mereka, yang bermanfaat untuk pemulihan rematik postpartum, dan kita akan berbicara tentang kontraindikasi diet rematik postpartum. Pola makan sehari-hari pasien rematik pascamelahirkan harus sesuai dengan prinsip-prinsip berikut ini, yaitu, tidak hanya makan bergizi, tetapi juga cukup sesuai, keseimbangan gizi. Kita tahu bahwa penyebab rematik postpartum pada dasarnya adalah kekurangan Qi dan darah dalam tubuh ibu, yang tidak dapat menahan angin, dingin, lembab, dan kejahatan penyebab penyakit lainnya, sehingga pasien rematik postpartum harus makan lebih mudah dicerna dan makanan yang kaya nutrisi, seperti bubur nasi, mie, roti kukus, telur, dll. Pengobatan Tiongkok percaya bahwa obat dan makanan memiliki asal usul yang sama, apakah itu beras, millet, atau jelai, gandum, dll. Semuanya memiliki efek menghangatkan bagian tengah dan menyehatkan kekurangan, menguntungkan qi dan menyehatkan darah. Sedangkan untuk telur, Compendium of Materia Medica mencatat bahwa telur dapat bermanfaat bagi Qi dan menyehatkan darah, dengan kuning telur yang sangat efektif dalam menyehatkan darah. Hal ini menunjukkan bahwa pasien rematik pascakelahiran dapat menggunakan bubur nasi, mie, roti kukus, dan telur sebagai makanan pokok sehari-hari. Setelah makanan pokok ditentukan, langkah selanjutnya adalah mencocokkannya dengan beberapa makanan tambahan, yang juga mudah dicerna dan kaya nutrisi, serta memiliki efek menguntungkan Qi dan menyehatkan darah, seperti kurma merah, hati babi, ayam hitam, kayu manis dan gula merah. Makanan ini tidak perlu dikonsumsi dalam jumlah banyak, tetapi dapat dikombinasikan dengan makanan utama untuk meningkatkan efek menguntungkan Qi dan menyehatkan darah, seperti kurma merah dan bubur millet, bubur hati babi, bubur kayu manis, mie yang dimasak dalam sup ayam hitam, telur gula merah, dll. Karena makanan pokok dan makanan tambahan di atas semuanya memiliki efek menguntungkan Qi dan menyehatkan Darah, makanan tersebut umumnya bersifat hangat dan memiliki kerugian karena menghangatkan dan merusak Yin bila dikonsumsi dalam waktu lama, yang dapat dengan mudah menyebabkan sembelit, kekeringan, dan ketidaknyamanan lainnya bagi ibu. Selain itu, pasien rematik pascakelahiran juga dapat minum lebih banyak sup, karena kental dengan esensi bahan dan sangat mudah dicerna dan diserap. Bahan-bahan untuk membuat sup dapat dipilih dari ayam, iga, ikan mas, kaki babi, dan makanan lain yang memiliki efek menghangatkan, yang dapat dikombinasikan dengan kurma merah, wolfberry, kayu manis, kacang tanah, angelica, astragalus, dan sebagainya. Selain itu, pasien rematik pascamelahirkan juga harus memperhatikan beberapa detail dan pantangan dalam diet harian mereka, seperti menghindari buah-buahan dingin di musim panas, dan ketika makan buah-buahan di musim dingin, Anda dapat memotong-motongnya menjadi beberapa bagian dan menggunakan air mendidih untuk mencegahnya menjadi terlalu dingin, dan Anda dapat makan lebih banyak buah-buahan hangat seperti anggur, lengkeng dan ceri. Pasien dengan rematik pascamelahirkan harus menghindari makan makanan pedas dan dingin, karena makanan-makanan ini dapat semakin menguras Qi dan darah yang sudah lemah, dan juga cenderung membiakkan dingin dan lembab di dalam tubuh, sehingga memperparah kondisinya.