Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi rematik pascapersalinan

Penyebab: 1. Wanita tertiup angin atau terkena air dingin saat melahirkan. 2. Setelah melahirkan, wanita hamil berkeringat banyak tanpa menghilangkan keringat tepat waktu, dan pada saat yang sama tidak menghangatkan tubuh tepat waktu. 3 . Lingkungan hidup terbatas, kamar tidur ibu gelap dan lembab. 4 . Setelah melahirkan, wanita hamil tidak cukup istirahat dan terlalu banyak bekerja. 5 . Wanita dengan perdarahan berlebihan akibat cedera rahim setelah melahirkan. Gejala: Penyakit ini terutama dimanifestasikan oleh rasa sakit pada otot dan persendian di seluruh tubuh, takut angin, takut dingin, dan intoleransi persalinan, tetapi tidak ada kemerahan atau bengkak pada sendi dan otot yang terkena. 1. Ketidaknyamanan muncul pada persendian tangan dan kaki, dengan atau tanpa nyeri pinggang. 2 . Kelemahan seluruh tubuh: wanita yang menderita rematik pascapersalinan sering kali memiliki rasa pengerahan tenaga, jadi jangan mengira bahwa kelemahan seluruh tubuh adalah pilek. 3, ketidaknyamanan mata, takut angin, air mata. 4, sakit kepala, pusing: jangan sembarangan minum obat pereda nyeri, agar tidak berdampak buruk pada ibu dan bayi. Pemeriksaan: 1, riwayat persalinan atau aborsi; 2, pasien bermanifestasi sebagai nyeri dan nyeri sendi dan otot, mati rasa dan ketidaknyamanan, rasa takut yang berat terhadap angin, takut dingin (diperburuk oleh hari mendung dan hujan, lega pada hari yang cerah), disertai sakit kepala, nyeri orbital, dll., Tidak ada kemerahan dan pembengkakan pada bagian yang terkena, tidak ada deformasi, kelelahan dan kelelahan, insomnia, mimpi, lekas marah, dll.; 3, pemeriksaan laboratorium: sedimentasi darah, faktor reumatoid, imunoglobulin normal, dan mungkin menjadi bagian dari peningkatan anti-“O” pasien. “O” meningkat, sebagian besar pemeriksaan sinar-X normal, dan usia lebih dari 40 tahun atau pasien jangka panjang sering terlihat osteomalacia; 4. Penggunaan klinis antibiotik, obat penghilang rasa sakit anti-inflamasi dan terapi hormon tidak dapat dihilangkan. Perawatan pencegahan: 1, timbulnya rematik pascapersalinan dan kondisi mental ibu memiliki hubungan yang baik, oleh karena itu, perawatan rematik pascapersalinan perlu sering menjaga suasana hati yang rileks, semangat bahagia, menghindari kemarahan, kecemasan, depresi, partisipasi yang tepat dalam beberapa kegiatan, dapat lebih cepat membuat kondisi terkendali. 2, hidup harus memperhatikan kehangatan, sehingga tubuh dalam keadaan panas dan dingin yang moderat; ventilasi dalam ruangan, tetapi tidak membiarkan angin bertiup langsung, terutama di musim panas untuk menghindari hembusan kipas angin, hembusan AC. Hindari lingkungan yang dingin dan lembab. 3, pengaturan pola makan: makan makanan yang lebih mudah dicerna dan bergizi, melarang makanan dingin dan minuman dingin, melarang makanan pedas dan berlemak. 4, olahraga yang tepat: sesuai dengan kondisi fisik olahraga ringan, seperti jalan lambat, senam, tinju, dll., untuk meningkatkan daya tahan tubuh; sering ke sinar matahari luar ruangan. 5 . Jika gejalanya serius, Anda harus pergi ke rumah sakit, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan perawatan profesional.