Hal ini karena gas mengandung karbon monoksida dalam jumlah besar, yang 200 kali lebih kuat daripada oksigen dalam mengikat hemoglobin. Kombinasi karbon monoksida dengan hemoglobin setelah menghirup gas dapat sangat melemahkan kapasitas pembawa oksigen sel darah merah, sehingga mengurangi oksigen darah dan menurunkan sensitivitas pusat pernapasan, menyebabkan hipoksia. Oleh karena itu, kesulitan bernapas bisa dialami setelah menghirup gas dalam jumlah besar.