Etiologi dispnea paroksismal

Ada banyak penyebab dyspnoea paroksismal, seperti pneumonia, bronkitis dan infeksi saluran pernapasan atas akut yang dapat memicu dyspnoea paroksismal. Selain penyebab pernafasan, penyebab jantung seperti angina pektoris dan perikarditis juga dapat menyebabkan dyspnoea. Obat dapat dipilih di bawah pengawasan medis, seperti nitrogliserin, senyawa salvia tetes dan bahkan diuretik seperti furosemid dan hidroklorotiazid dapat diterapkan bersamaan dengan pengobatan, yang dapat membantu dalam memperbaiki gagal jantung dan dapat memperbaiki dyspnoea.