Apa yang saya ketahui tentang nyeri payudara?

I. Konsultasi: Nyeri payudara ringan dapat terjadi pada banyak wanita selama periode pramenstruasi; mastalgia adalah perburukan dari kondisi ini, dengan peningkatan derajat dan interval nyeri; apa yang perlu diperiksa dan diobati? Jika rasa sakit berlangsung selama lebih dari 5 hari per bulan selama menstruasi dan selama lebih dari 3 bulan berturut-turut, maka perlu diperiksa dan diobati. Klasifikasi: Mastalgia adalah campuran dari berbagai jenis nyeri dan dapat diklasifikasikan sebagai nyeri siklik, non-siklik, dan nyeri ekstra-mammae. Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak Wuhu, Departemen Mamografi Xu Rong Nyeri siklik (54%~70%) Nyeri non-siklik (22%~30%) Nyeri ekstra-mammae Patologi payudara yang menyakitkan Perubahan yang menyakitkan dengan siklus menstruasi Fungsi ovarium tetapi tidak ada siklus menstruasi Nyeri siklik (setelah ooforektomi, terapi sulih hormon) Jelas non-siklik dengan kelembutan Mastalgia pasca-menopause Costochondritis (5%~7%) Penyakit gastro-esofagus atau penyakit refluks gastro-esofagus Tukak lambung Kolelitiasis atau kolesistitis Nyeri radikuler serviks (4%) Cedera dinding dada atau patah tulang rusuk Sakit tenggorokan Penyebab psikologis atau depresi (2%) Abses Tromboflebitis vena mammae superfisial Kista, hiperplasia kistik Pelebaran duktus/peradangan periduktal Jaringan parut hasil biopsi Rasa nyeri di lokasi biopsi Kanker Payudara Adenofibroma. Etiologi: Penyebabnya bisa multifaktorial, faktor penyebabnya meliputi perubahan endokrin mikroskopis, tidak berfungsinya respons endokrin terhadap rangsangan, sensitivitas abnormal pada organ tubuh terhadap perubahan endokrin kecil, perubahan reseptor hormon lokal, dan faktor psikologis. 1 . Penyebab endokrin: secara teoritis, ini termasuk peningkatan estrogen, kadar progesteron abnormal, insufisiensi luteal, dan prolaktin abnormal. 2, Kadar asam lemak esensial dalam plasma yang rendah dan asam lemak abnormal. 3 . Dasar psikologis seperti kecemasan, psikosis dan depresi. Pemeriksaan dan penilaian: 1. Mengambil riwayat yang rinci dan lengkap termasuk deskripsi rasa sakit, faktor yang memberatkan dan meringankan, mengevaluasi pasien untuk menentukan apakah mereka membutuhkan perawatan. 2, Melakukan pemeriksaan payudara klinis secara menyeluruh. 3, Mereka yang mengalami nyeri payudara dan kelainan pada palpasi perlu menggunakan pencitraan payudara yang sesuai, berdasarkan usia, untuk menentukan apakah akan melakukan mamografi atau/dan USG. 4, Dalam beberapa kasus, evaluasi ulang 8 hingga 12 minggu setelah diagnosis awal bermanfaat. IV. Penanganan. 1 . Banyak pasien dengan nyeri payudara mencari pertolongan medis karena takut bahwa rasa sakitnya terkait dengan kanker payudara. Sebagian besar pasien hanya memerlukan tindak lanjut, tetapi perlu mempertimbangkan tindakan pengobatan bagi mereka yang mengalami nyeri parah yang terus-menerus yang mengganggu kehidupan sehari-hari. 2 . Ubah perilaku hidup: kurangi asupan organisme metilxantin (kafein, teofilin, teobromin). 3, diet rendah lemak. Kenakan bra yang sesuai dengan jenis yang mendukung. 5, terapi obat: seperti hormon eksogen, danazol, bromokriptin, minyak evening primrose, tamoxifen, analog hormon pelepas hormon luteinising, progesteron, aplikasi lokal obat antiinflamasi non steroid, dll. 6. Kinesiologi manusia: titik-titik pijat. Perawatan bedah: operasi pengangkatan jaringan payudara, ovariektomi, dll. .