(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Anak ini datang dengan postur berjalan yang tidak normal. Pemeriksaan neurologis menunjukkan kerusakan saraf pusat, gambaran darah menunjukkan peningkatan eosinofil, MRI otak menunjukkan pelebaran ventrikel ketiga, demielinasi otak, dan hipoplasia materi putih otak, yang merupakan ciri khas cerebral palsy. Setelah pengobatan dan rehabilitasi, cara berjalan anak yang tidak normal telah membaik dan pada dasarnya sama dengan orang normal.
Informasi dasar】Laki-laki, usia 3 tahun
Jenis Penyakit】Lumpuh otak spastik
Rumah Sakit】Rumah Sakit Tiantan Beijing
Tanggal Konsultasi】 November 2016
Rencana Pengobatan】Obat oral (Tablet Eperison Hidroklorida) + pelatihan rehabilitasi
Masa Pengobatan】2 tahun
Hasil Pengobatan】Kondisi jalan yang tidak normal telah membaik dan pada dasarnya sama dengan orang normal
I. Konsultasi Awal
Pemeriksaan neurologis menunjukkan bahwa pasien mengalami kerusakan saraf pusat, sendi tungkai bawah rusak dan kaki mengarah ke dalam. Setelah menanyai keluarga pasien, kami mengetahui bahwa anak tersebut telah lahir dengan hipoksia serebral neonatal. Berdasarkan gejala-gejala yang dialami pasien dan hasil pemeriksaan, diagnosis awal yang ditegakkan adalah cerebral palsy spastik.
II. Pengobatan
Anak tersebut diberikan obat oral untuk mengurangi tonus otot dan mengendurkan otot, serta pelatihan rehabilitasi untuk memperbaiki kekuatan otot. Keluarga anak diminta untuk membantunya dalam latihan berenang, dan anak diberi benda-benda kecil untuk diremas di tangannya, yang dievaluasi setiap minggu.
Hasil pengobatan
Setelah satu tahun menjalani pengobatan dan rehabilitasi, gejala postur berjalan yang tidak normal pada anak tersebut berkurang dan orang tuanya merasa lega karena ia dapat bermain dengan anak-anak. Dia sekarang dapat merawat dirinya sendiri tanpa perawatan khusus dari keluarga atau anak-anaknya.
IV. Catatan
Setelah 2 tahun menjalani pengobatan dan rehabilitasi, gejala cerebral palsy spastik yang diderita anak tersebut sudah sangat membaik dan anak tersebut akhirnya bisa bermain seperti anak-anak lainnya. Selama perawatan sehari-hari, orang tua harus mengikuti resep dokter untuk pelatihan rehabilitasi anak dan menyimpan catatan serta memberikan umpan balik kepada dokter. Mereka juga harus memastikan bahwa nutrisi harian anak adalah protein berkualitas tinggi dan makanan berserat tinggi, dan anak makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar.
V. Wawasan pribadi
Cerebral palsy spastik masih merupakan penyakit yang relatif serius dan lebih sering ditemukan dalam praktik klinis. Namun, setelah pengobatan aktif, gejala-gejala cerebral palsy spastik pada anak telah membaik secara signifikan, dan pada dasarnya ia dapat mengurus dirinya sendiri, yang merupakan hasil pengobatan yang paling memuaskan.
Namun, lebih sering daripada tidak, gejala-gejala cerebral palsy spastik pada beberapa anak tidak terlalu jelas dalam praktik klinis, sehingga orang tua dapat gagal untuk memperhatikannya, berpikir bahwa mereka hanya belajar berjalan agak jauh, sehingga menunda waktu terbaik untuk perawatan. Oleh karena itu, jika seorang anak memiliki gejala khusus seperti cara berjalan yang tidak normal, orang tua harus segera membawa anak mereka ke klinik.