Apa yang harus dilakukan untuk infeksi saluran kemih pria

  Infeksi uretra pada pria umumnya diobati dengan obat yang menargetkan infeksi bakteri patogen. Infeksi uretra, juga dikenal sebagai uretritis, umumnya dibagi menjadi uretritis gonokokal dan non-gonokokal, dan biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil dan keluarnya cairan uretra yang berwarna agak kuning atau bernanah.  ISK gonokokus ditularkan melalui kontak seksual dan disebabkan oleh infeksi Neisseria gonorrhoeae. Untuk pengobatan, dalam praktik klinis, antibiotik penisilin dan sefalosporin terutama lebih disukai, dan pengobatan intravena umumnya lebih efektif, misalnya infus ceftriaxone selama 3 hari. Pada ISK non-gonokokal, ada banyak organisme penyebab, seperti mikoplasma dan klamidia, dan penting untuk memilih antibiotik yang sensitif sesuai dengan organisme penyebab. ISK akut yang disebabkan oleh bakteri usus dapat diobati dengan pengobatan anti-infeksi levofloxacin. Antibiotik eritromisin lebih disukai untuk ISK yang disebabkan oleh Mycoplasma atau Chlamydia.  Singkatnya, ketika seorang pria mengalami ISK, pilihan pertama adalah membuat diagnosis definitif. Tes dasar seperti rutinitas urin dan kultur urin diperlukan, dan antibiotik dapat digunakan secara empiris sebelum hasil kultur urin tersedia.