Belum tentu.
EKG terutama mencerminkan aktivitas sel otot jantung selama kontraksi vektor listrik jantungnya. Pada pasien dengan jantung yang membesar, EKG mungkin abnormal akibat kontraksi miokard yang tidak konsisten, seperti gelombang P yang menunjukkan lesi atrium dan kelompok gelombang QRS yang menunjukkan perubahan elektrofisiologi ventrikel.
Namun demikian, EKG menyajikan gambaran holistik aktivitas listrik jantung, dan jika terdapat beberapa lesi di jantung yang menyebabkan vektor EKG abnormal saling meniadakan, maka EKG mungkin biasa-biasa saja. Pada saat yang sama, EKG dapat salah didiagnosis atau terlewatkan karena sensitivitas dan spesifisitasnya yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi lebih lanjut mengenai kondisi ini bersamaan dengan pemeriksaan klinis lainnya.