Bibir sumbing dan langit-langit mulut adalah malformasi perkembangan bawaan dari permukaan mulut dan maksilofasial yang berkembang selama perkembangan embrio dalam tubuh ibu. Selama perkembangan janin, terutama selama 12 minggu pertama perkembangan janin, jika perkembangan normal dan fusi proses embrionik terhambat oleh faktor-faktor tertentu, malformasi yang berbeda dapat terjadi pada janin. Penyebab pasti dan patogenesis gangguan perkembangan dan fusi germline tidak sepenuhnya dipahami dan mungkin disebabkan oleh banyak faktor daripada faktor tunggal: 1. Faktor genetik: Pada beberapa pasien dengan bibir sumbing dan langit-langit mulut, malformasi yang sama dapat ditemukan pada kerabat dekat atau kolateral mereka, sehingga diyakini bahwa malformasi bibir sumbing dan langit-langit mulut memiliki beberapa hubungan dengan genetika. Studi genetik juga meyakini bahwa bibir sumbing dan langit-langit mulut adalah penyakit keturunan poligenik: Berbagai penyebab kekurangan vitamin pada wanita selama kehamilan juga dapat menyebabkan terjadinya malformasi kongenital.
3, infeksi dan cedera: Temuan klinis, ibu pada tahap awal kehamilan, seperti cedera tertentu, terutama kerusakan pada rahim dan bagian yang berdekatan, seperti aborsi yang tidak lengkap atau aborsi obat yang tidak ilmiah dapat mempengaruhi perkembangan embrio dan menyebabkan malformasi.
7, faktor merokok dan alkohol: data survei epidemiologi menunjukkan bahwa: wanita yang banyak merokok (termasuk perokok pasif) dan penyalahgunaan alkohol pada awal kehamilan, kejadian bibir sumbing dan langit-langit mulut pada anaknya lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok dan kecanduan alkohol.