Celah langit-langit relatif umum terjadi dan bisa terjadi sendiri atau sebagai komplikasi dari bibir sumbing. Dalam beberapa tahun terakhir, berkat lompatan dan kemajuan dalam bedah plastik, anak-anak dengan bibir sumbing dan langit-langit mulut dapat dikoreksi pada tahap awal. Pencegahan pada tahap awal bahkan lebih penting lagi. Dengan meningkatnya ketersediaan dan keakuratan USG, bibir dan hidung dapat dibedakan dengan jelas pada usia kehamilan 15 minggu dengan menggunakan probe resolusi tinggi, dan bibir sumbing dan langit-langit dapat dideteksi pertama kali pada usia kehamilan 3 bulan. Jadi, bagaimana bibir sumbing dan langit-langit mulut dapat dicegah? Berikut ini adalah langkah-langkah pencegahan untuk bibir sumbing dan langit-langit mulut: 1. Stabilitas emosi: Ketika seorang wanita hamil memiliki emosi yang buruk seperti khawatir, cemas, mudah tersinggung, dan takut, hormon adrenokortikotropik dapat menghalangi peleburan jaringan tertentu dalam embrio, menyebabkan bibir sumbing atau langit-langit mulut sumbing pada janin. 2. Keseimbangan nutrisi: Ibu adalah satu-satunya sumber nutrisi bagi janin. Pola makan yang seimbang dan bervariasi sangat penting selama kehamilan. Segala sesuatu yang Anda makan dan minum selama kehamilan akan berdampak pada bayi. Makanlah banyak sayuran dan buah segar dan kurangi makanan yang mengandung gula, garam dan makanan olahan. 3. Hindari pilek: survei telah menemukan bahwa banyak ibu dari anak-anak dengan bibir dan langit-langit sumbing mengalami pilek pada trimester pertama, yang merupakan salah satu faktor terpenting yang menyebabkan bibir dan langit-langit sumbing. 4, penggunaan obat secara hati-hati: penggunaan hormon atau obat anti tumor atau antihistamin selama kehamilan dapat menyebabkan malformasi janin. 5, pengobatan dini penyakit: wanita hamil dengan diabetes, anemia, penyakit ginekologi dan hipotiroidisme harus diobati sedini mungkin. 6, perhatikan pemeriksaan pernikahan dan kehamilan: yang terbaik adalah melakukan skrining pertama melalui pemeriksaan pernikahan sebelum menikah untuk mendeteksi penyakit genetik seperti bibir sumbing dan langit-langit mulut. Selain itu, dokter yang berpengalaman pada usia 20 hingga 24 minggu dapat mengetahui dari pemeriksaan ultrasonografi jika janin memiliki kelainan bentuk yang lebih jelas seperti tunggul anggota tubuh. 7. Berhenti merokok dan minum minuman keras: Sebuah penelitian di Meksiko menunjukkan bahwa “bibir sumbing dan langit-langit mulut” disebabkan oleh perkembangan bibir atas dan langit-langit mulut yang terganggu selama periode embrio, dengan merokok dalam jangka panjang dan penyalahgunaan alkohol oleh wanita hamil yang menyebabkan perkembangan embrio yang tidak normal, menjadi salah satu penyebabnya. 8. Mencegah virus: Wanita harus memberikan perhatian khusus untuk mencegah infeksi virus seperti rubella selama kehamilan. 9, jauh dari radiasi: pasangan muda dalam tiga bulan pertama dari keputusan untuk hamil, untuk mencoba menghindari kontak dengan persediaan radioaktif, banyak wanita hamil sekarang sampai kelahiran pekerjaan normal, banyak kantor yang merupakan tempat terbuka, ditumpuk dengan komputer, lusinan ponsel yang digunakan pada saat yang sama, sangat merugikan kesehatan janin. 10, menguasai waktu melahirkan: dokter mengatakan bahwa orang tua yang berusia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun memiliki kemungkinan terbesar menghasilkan anak cacat, karena di bawah 20 tahun belum sepenuhnya matang, sementara di atas 35 tahun sudah mulai menua, oleh karena itu, yang terbaik bagi wanita untuk memiliki anak antara usia 25 dan 30 tahun.