Infertilitas mengacu pada pasangan yang telah hidup bersama selama lebih dari satu tahun, memiliki kehidupan seks yang normal, dan gagal untuk hamil tanpa menggunakan kontrasepsi. Hanya pasangan yang memenuhi syarat diagnosis infertilitas yang perlu menjalani pemeriksaan infertilitas, berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai empat pemeriksaan dasar yang perlu dilakukan oleh pasangan yang tidak subur. Pemeriksaan USG: Tujuan: Untuk mengetahui kondisi ovarium dan rahim, serta menyingkirkan tumor rahim dan ovarium. Waktu pemeriksaan: sebaiknya dilakukan setelah menstruasi. Dianjurkan untuk melakukan USG vagina. 2, pengukuran hormon endokrin ginekologi: tujuan: untuk memahami fungsi cadangan ovarium, tidak ada kelainan endokrin. Waktu: 2 sampai 3 hari setelah menstruasi, tes darah. 3, Histerosalpingografi: Tujuan: untuk memeriksa kelancaran tuba falopi, tetapi juga dapat menemukan kelainan bentuk rahim. Waktu: 3 sampai 7 hari setelah menstruasi. Anda tidak dapat melakukan hubungan seks setelah menstruasi. Tes untuk pria: Tes air mani rutin: Tujuan: Untuk mengetahui kepadatan dan mobilitas sperma. Waktu: 2 hingga 7 hari pantang berhubungan seks sebelum tes. Berdasarkan hasil dari 4 tes di atas, dokter akan menyimpulkan penyebab infertilitas dan mengambil langkah pengobatan selanjutnya.