Dalam pengobatan Tiongkok, terdapat istilah teknis untuk kantuk saat menstruasi – “hipersomnia siklik”. Seperti halnya dismenorea primer, rasa kantuk saat menstruasi bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan manifestasi fisiologis yang normal dari menstruasi. Hal ini bertindak sebagai ‘jam alarm’ untuk menstruasi Anda, biasanya dua atau tiga hari sebelum menstruasi, dan menyebabkan rasa kantuk yang tidak dapat diatasi, bahkan jika Anda mencoba untuk tetap terjaga, setelah melakukan aktivitas yang monoton dan tenang atau makan. Pada saat ini, jangan gunakan kopi, teh, atau obat penyegar sebagai penyelamat, karena hal tersebut dapat menyebabkan gangguan menstruasi, kemandulan, dan bahkan berbagai penyakit lain pada wanita. Pengobatan Tiongkok menjelaskan rasa kantuk saat menstruasi karena tiga alasan: kekurangan limpa dan kelembapan, kekurangan qi dan darah atau hilangnya esensi ginjal. 1. Kekurangan limpa dan kelembaban. Orang yang mengalami kantuk jenis ini cenderung gemuk, wajahnya tampak bengkak, mengalami anemia, dan biasanya memiliki tinja yang encer, keputihan yang banyak, serta menstruasi yang deras. Setiap kali sebelum menstruasi, kondisi mengantuk mulai muncul, dan bahkan jika mereka bangun, mereka terlihat lemas, pusing, dan mengantuk. 2. Qi dan darah yang tidak mencukupi. Tipe orang seperti ini kurus, berlawanan dengan orang yang kekurangan limpa dan lembap. Selama menstruasi, wajah menjadi kekuningan dan jantung berdetak lebih cepat, disertai dengan rasa pusing seperti berputar. Aliran menstruasi kecil, pucat dan tipis, dan keinginan untuk tidur hanya selama periode menstruasi, terutama setelah makan, sangat terasa. 3. Hilangnya esensi ginjal. Sebagian besar orang yang mengalami kantuk jenis ini pernah melakukan aborsi, memiliki aliran menstruasi yang rendah, secara teratur menunda menstruasi, dan sering mengalami tinnitus dan tuli, pusing dan kelemahan pinggang dan lutut selama menstruasi.