Kematian akibat asfiksia bervariasi dari 1-6 menit dan secara umum diklasifikasikan sebagai kematian akut, subakut dan tertunda akibat asfiksia. Kematian akibat asfiksia biasanya dibagi menjadi 5-6 fase, seperti distres pernafasan, distres inspirasi, distres ekspirasi, apnoea, respirasi terminal dan kematian, masing-masing berkisar antara 0,5-1 menit. Tergantung pada toleransi pasien terhadap hipoksia, durasi periode yang berbeda sangat bervariasi. Otak manusia rata-rata mampu mentolerirnya selama 4-6 menit, karena orang yang berbeda dapat mati mendadak selama salah satu dari enam fase yang disebutkan di atas, misalnya, jika peristiwa kardiovaskular menyebabkan pasien mati mendadak. Tingkat toleransi terhadap asfiksia bervariasi dari pasien ke pasien, dengan kematian mendadak umumnya terjadi antara 1 dan 6 menit asfiksia iskemik-hipoksia. Setelah 6 menit, kematian otak yang tidak dapat dipulihkan dapat terjadi, yang mengakibatkan kematian pasien.