Secara umum, ada banyak alasan untuk kecemasan ujian, terutama sebagai berikut: 1. Kekhawatiran akan kinerja yang buruk, penilaian orang lain, kekhawatiran bahwa citra mereka akan terpengaruh, dan kekhawatiran bahwa masa depan mereka akan terpengaruh. 2, biasanya belajar tidak mantap, pengetahuan tidak mantap, untuk ujian akan gugup, takut, tidak tahu apa yang harus dilakukan. 3, kepribadian yang mudah cemas, yaitu menghadapi hal-hal kecil maupun besar mudah gugup, cemas, khawatir akan merugikan diri sendiri atau khawatir tidak mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi. Untuk kecemasan ujian, ada beberapa cara untuk menyesuaikannya: 1, biasanya meletakkan dasar yang baik untuk belajar, hanya ketika pengetahuan yang dipelajari koheren, Anda akan dapat mengatasinya ketika Anda mengikuti ujian, sehingga Anda tidak akan tampak gugup dan cemas. Dalam belajar biasa, berikan perhatian khusus pada efisiensi belajar dan kembangkan rasa waktu yang kuat. 2.Tentukan target ujian Anda sendiri sesuai dengan situasi Anda yang sebenarnya. Ketika target ujian (skor) ditetapkan terlalu tinggi dan jauh dari kemampuan Anda yang sebenarnya, itu akan meningkatkan kecemasan Anda. 3 . Tantang sugesti diri Anda yang negatif dan gantilah dengan persepsi diri yang lebih objektif dan realistis. 4, sesuai dengan kebiasaan mereka yang biasa, untuk menemukan cara untuk bersantai, dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk bersantai, Anda dapat menonton TV, mendengarkan musik, bermain bola basket adalah cara yang baik untuk bersantai. Jika metode penyesuaian di atas tidak berhasil, perawatan lebih lanjut dapat dipertimbangkan. Pelatihan relaksasi dan desensitisasi sistematis. Urutkan skenario kecemasan Anda dari tingkat kecemasan terendah hingga tertinggi. Kemudian pikirkan skenario di mana Anda berada pada tingkat kecemasan terendah, dan ketika kecemasan muncul, terapkan latihan relaksasi untuk mengatasinya, dan ulangi latihan ini sampai Anda sama sekali tidak gugup ketika memikirkan skenario tersebut. Kemudian, bayangkan dan rileks dalam skenario berikutnya.