Tiga kamar tidur menjadi dua kamar tidur untuk membuat hati anak menjadi lapang!

Jantung atrium rangkap tiga adalah kelainan kardiovaskular bawaan yang langka, di mana atrium dibagi menjadi dua ruang oleh struktur seperti septum yang tidak normal, yang dapat dibagi menjadi jantung atrium rangkap tiga atrium kiri dan atrium rangkap tiga atrium kanan. Istilah klinis jantung triple atrium umumnya mengacu pada jantung triple atrium atrium kiri. Atrium kiri dibagi oleh septum fibromuskular yang abnormal menjadi dua bagian: atrium superior posterior (terhubung ke pembuluh darah paru) dan atrium intrinsik inferior anterior (terhubung ke lubang mitral). Karena septum merupakan hambatan terhadap aliran darah atrium kiri, maka terjadi pembesaran yang nyata pada pelengkap dan aliran darah ventrikel kiri yang relatif rendah, yang mengakibatkan perubahan hemodinamik yang serupa dengan yang terlihat pada stenosis mitral. Anatomi dan tipologi kasus 1. Komunikasi atrium paratrial dan atrium sejati (jantung triatrial khas): dapat dibagi menjadi mereka yang tidak memiliki koneksi lain; mereka yang memiliki koneksi anomali lain dan komunikasi langsung dengan atrium kanan (yaitu cacat atrium gabungan); mereka yang memiliki koneksi anomali dan drainase ektopik vena paru total. 2, paratrial dan atrial tidak dapat diakses: koneksi langsung ke atrium kanan (yaitu cacat atrium gabungan); drainase ektopik dari seluruh vena paru. 3, Jantung atrium rangkap tiga yang tidak lengkap: beberapa vena pulmonalis terhubung ke atrium sejati melalui atrium kolateral dan vena pulmonalis lainnya terhubung ke atrium sejati; beberapa vena pulmonalis terhubung ke atrium sejati melalui atrium kolateral dan vena pulmonalis lainnya mengalir secara ektopik; beberapa vena pulmonalis terhubung ke atrium kanan melalui atrium kolateral dan vena pulmonalis lainnya masuk ke atrium sejati secara normal. Setelah diagnosis jantung atrium rangkap tiga ditegakkan, perawatan bedah adalah satu-satunya cara untuk melanjutkan. Pengangkatan septum yang memadai di bawah sirkulasi ekstrakorporeal diperlukan, bersama dengan perbaikan defek septum dan koreksi malformasi intrakardiak gabungan lainnya.