Enam peringatan infertilitas wanita yang akan datang

Peringatan 1: Endometriosis Ketika Anda melihat tanda-tanda klinis seperti perdarahan abnormal, dismenorea, pembengkakan rektum dan dubur secara periodik, disertai dengan reaksi yang menyakitkan seperti nyeri punggung dan hubungan seksual yang menyakitkan, Anda harus mempertimbangkan kemungkinan Anda menderita endometriosis. Kondisi ini dapat menyebabkan kemandulan pada 75% wanita dan tidak boleh dianggap enteng. Peringatan 2: Penderita TBC endometrium Fokus utama penyakit ini adalah TBC paru, diikuti oleh TBC peritoneal, yang menyebar melalui aliran darah dan menyerang saluran tuba sebelum menyebar ke endometrium, yang kemudian menyebabkan kemandulan. Kasus yang parah dari penyakit ini memiliki gejala yang jelas dan berhubungan dengan gejala sistemik selain lesi genital. Wanita harus secara aktif memerangi penyakit ini dan juga dapat diobati dengan obat herbal untuk mengurangi efek samping. Peringatan 3: Riwayat radang usus buntu Banyak orang tidak menyadari bahwa radang usus buntu tidak hanya menyebabkan kehamilan ektopik pada wanita di kemudian hari, tetapi juga perforasi tuba falopi akibat radang usus buntu, yang dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Peringatan 4: Aborsi berulang-ulang Aborsi berulang-ulang bisa jadi terlalu berat bagi kesuburan seorang wanita, karena melibatkan bagian dari lapisan basal selaput rahim, sehingga menyulitkan sel telur yang telah dibuahi untuk menetap. Kedua, aborsi rentan terhadap infeksi dan dapat menyebabkan peradangan ginekologi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi motilitas sperma dan waktu bertahan hidup. Hal ini dapat membuat tingkat konsepsi lebih rendah. Sebagai contoh, peradangan tuba falopi dapat mempengaruhi penyatuan sperma dengan sel telur. Peringatan 5: Obesitas yang tidak normal Berat badan seseorang berkaitan erat dengan fungsi endokrin tubuh. Jika fungsi endokrin seorang wanita terganggu, hal ini dapat menyebabkan otot-ototnya menjadi gemuk, sehingga mempengaruhi ovulasi dan menyebabkan ketidaksuburan. Infertilitas jenis ini, dalam pengobatan Tiongkok, dikenal sebagai infertilitas yang disebabkan oleh dahak dan obstruksi kelembaban. Oleh karena itu, wanita yang tidak subur karena alasan ini hanya dapat menormalkan menstruasi mereka dan hamil jika mereka mengendalikan berat badan mereka dan berhenti menambah berat badan. Peringatan 6: Gangguan Menstruasi Menstruasi yang teratur adalah tanda penting dari kematangan fungsi reproduksi wanita dan merupakan barometer kesehatan reproduksi dan endokrin wanita. Menstruasi adalah pelepasan dan pendarahan endometrium secara siklus yang menyertai perubahan siklus ovarium dan bersifat siklis dan dapat berhenti sendiri. Siklus menstruasi dihitung sebagai jumlah hari antara hari pertama menstruasi terakhir dan hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi normal adalah 21-35 hari, rata-rata 28 hari, dengan masa menstruasi normal 3-7 hari dan volume 30-50ml. Gangguan menstruasi meliputi siklus yang tidak normal dan volume yang tidak normal. Periode kurang dari 21 hari disebut periode yang sering terjadi, sedangkan periode lebih dari 35 hari disebut periode sporadis, atau bahkan periode yang sama sekali tidak teratur. Pada ketiga kasus tersebut, terdapat berbagai tingkat perkembangan folikel yang tidak normal dan atau gangguan ovulasi, tanpa adanya ‘benih’ yang normal (sel telur yang matang dan berkualitas baik) yang dihasilkan, sehingga mengakibatkan kemandulan.