Presbiopia, atau presbiopia, adalah suatu kondisi di mana penglihatan dekat tidak dipertahankan dan kurangnya penyesuaian berarti bahwa titik dekat menjadi semakin jauh, sementara objek dekat masih dapat dilihat dengan jelas dengan usaha. Seiring bertambahnya usia mata, kemampuannya untuk menyesuaikan diri secara bertahap menurun, menyebabkan pasien mengalami kesulitan melihat dekat, sehingga dalam pekerjaan jarak dekat, lensa cembung harus ditambahkan ke koreksi refraksi statisnya untuk mendapatkan penglihatan dekat yang jelas, fenomena yang dikenal sebagai presbiopia. Selain usia, terjadinya dan perkembangan presbiopia juga berkaitan dengan faktor-faktor berikut: 1. Kelainan refraksi Mata rabun dekat muncul presbiopia lebih awal daripada mata rabun jauh; orang rabun yang memakai kacamata bingkai, karena adanya jarak 12-15mm dari apeks kornea lensa negatif korektif, sehingga mengurangi kebutuhan penyesuaian jarak baca yang sama, sedangkan orang rabun yang memakai lensa kontak kornea, karena lensa kontak kornea yang dipakai pada kornea Sistem optik yang dikoreksi mendekati sistem optik mata ortoptik. Akibatnya, miop yang memakai lensa kontak kornea memiliki onset presbiopia lebih awal daripada mereka yang memakai bingkai biasa. 2, metode penyesuaian kebutuhan mata secara langsung berhubungan dengan jarak kerja, oleh karena itu, terlibat dalam pekerja halus yang dekat mudah muncul gejala presbiopia, terlibat dalam pekerjaan dekat yang baik orang daripada terlibat dalam pekerjaan jarak jauh orang muncul presbiopia lebih awal. 3.Kualitas fisik Orang yang lebih tinggi dengan lengan yang panjang memiliki jarak kerja yang lebih jauh daripada orang yang lebih pendek dengan lengan yang lebih pendek dan membutuhkan lebih sedikit penyesuaian, sehingga orang yang lebih tinggi mengembangkan gejala presbiopia lebih awal. 4.Lokasi geografis Karena efek suhu pada kristal, orang yang tinggal di dekat khatulistiwa mengembangkan gejala presbiopia lebih awal. 5. Pengaruh obat-obatan Pasien yang mengkonsumsi obat anti kecemasan insulin antidepresan, antipsikotik, antihistamin, antispasmodik dan diuretik akan mengalami presbiopia lebih awal karena efek obat tersebut pada otot siliaris.