Gadis berusia 19 tahun yang didiagnosis dengan rinitis vasomotor dalam remisi setelah pengobatan konservatif

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Rhinitis kronis adalah peradangan kronis pada selaput lendir rongga hidung. Perubahan patologis utama adalah kemacetan dan pembengkakan mukosa hidung, dan gejala klinis utama adalah hidung tersumbat dan pilek, yang sangat rentan terhadap serangan berulang dan durasi penyakit yang lama. Anak tersebut didiagnosis menderita rinitis vasomotor setelah disarankan untuk menyelesaikan tes alergen dan endoskopi hidung.

Informasi dasar】Perempuan, 19 tahun

Jenis penyakit】 Rinitis vasomotor

Rumah Sakit】Rumah Sakit Umum Zona Perang Utara

Tanggal Konsultasi】 Juni 2021

【Rencana perawatan】 Perawatan obat konservatif (semprotan hidung azelastine hidroklorida + semprotan hidung tretinoin)

Masa Pengobatan】 1 bulan pengobatan rawat jalan

Efektivitas】 Gejala hidung anak menghilang

I. Konsultasi awal

Anak tersebut mengatakan bahwa 3 hari yang lalu, setelah berlari 800m di hari olahraga, anak tersebut mengalami gejala hidung tersumbat, pilek, hidung gatal dan bersin-bersin. Endoskopi hidung menunjukkan bahwa mukosa hidung tersumbat, septum hidung tidak menyimpang dan turbinat tidak membesar.

II. Pengobatan

Anak disarankan untuk menghindari paparan gas yang mengiritasi, mengurangi stimulasi udara panas dan dingin secara bergantian, dan menghindari kegembiraan emosional. Dianjurkan agar anak harus kembali ke rumah sakit setelah setengah bulan untuk peninjauan ulang untuk memutuskan apakah akan melanjutkan pengobatan. Jika terjadi ketidaknyamanan atau gejala memburuk secara signifikan selama periode pengobatan, pengobatan harus dihentikan dan anak harus kembali ke rumah sakit untuk peninjauan ulang.

Pengaruh pengobatan

Anak tersebut kembali ke rumah sakit setelah setengah bulan untuk pemeriksaan lanjutan dan melaporkan bahwa gejala hidung tersumbat dan bersin-bersin telah membaik secara signifikan setelah 1 minggu pengobatan, tetapi kadang-kadang masih ada gejala pilek dan hidung gatal. Gejala hidung anak tersebut menghilang dan dia sangat puas dengan efek terapeutiknya, sehingga dia diminta untuk terus menggunakan obat selama setengah bulan untuk mengkonsolidasikan efeknya.

IV. Catatan

Kami senang melihat gejala anak telah mereda setelah pengobatan. Kami menyarankan agar anak harus lebih banyak berolahraga dalam hidupnya untuk memperkuat daya tahan tubuhnya, tetapi dalam jumlah sedang, menambah dan mengurangi pakaiannya sesuai dengan kondisi cuaca, memakai masker saat keluar rumah untuk mengurangi rangsangan mukosa hidung, hindari makan makanan yang pedas dan merangsang, hindari merokok dan begadang, hindari mandi air dingin, hindari basah-basahan, hindari berenang dan kurangi rangsangan mukosa hidung oleh air dingin. Anak juga harus memperhatikan lingkungan hidup pribadinya, mencuci seprai dan selimut secara teratur, dan tidak menggunakan obat-obatan sesuka hati, terutama beberapa dekongestan mukosa hidung, yang dapat dengan mudah membentuk rinitis obat dalam jangka panjang dan membuatnya lebih sulit untuk diobati.

V. Wawasan pribadi

Rinitis vasomotor terutama disebabkan oleh disfungsi otonom. Disarankan agar anak harus memperhatikan faktor lingkungan seperti suhu, tekanan udara dan gas yang mengiritasi untuk mengurangi paparan, dan juga memperhatikan emosi untuk menghindari kegembiraan yang berlebihan. Kondisi ini biasanya dapat diperbaiki atau bahkan disembuhkan dengan pengobatan, tetapi jika kondisinya berulang dan pengobatan tidak efektif, turbinoplasti inferior atau parasimpatektomi hidung dapat dipertimbangkan.