Konsep bahwa ikatan silang kolagen dapat memperlambat, menghentikan, atau bahkan membalikkan perkembangan kornea berbentuk kerucut semakin diterima. Prosedur ini telah dilakukan selama 5 hingga 10 tahun di Eropa, Amerika Utara, Asia, dan seluruh dunia, serta semakin populer di Amerika Serikat, di mana prosedur ini sedang menjalani beberapa uji klinis FDA. Salah satu isu yang kontroversial adalah pada usia berapa prosedur ini harus dilakukan? Tidak ada jawaban pasti mengenai usia minimum, tetapi konsensus yang ada adalah selama ada bukti perkembangan kornea kerucut, maka masuk akal untuk melakukan perawatan ini. 10,12,15 tahun telah dibahas. Batas usia atas masih belum jelas, tetapi 35-50 tahun mungkin lebih baik karena kornea kerucut biasanya tidak berkembang setelahnya. Kontroversi lainnya adalah apakah ada batas keparahan? Tidak ada angka pasti untuk menilai, tetapi jika pengukuran kelengkungan kornea pasien sangat tinggi, kemungkinan besar ikatan silang kolagen sudah tidak sesuai lagi. Terdapat juga perdebatan mengenai apakah epitel dapat dipertahankan sebelum pengobatan riboflavin. Pada Cornea Specialist Day, Theo Seiler merekomendasikan de-epitelisasi. Dalam 5-10 tahun terakhir, ikatan silang kolagen biasanya diobati dengan sinar UV selama 30 menit, jadi mungkinkah meningkatkan intensitas sinar UV dan mengurangi waktu pengobatan? Di Wills Eye Institute, bagian dari uji coba FDA melakukan hal tersebut, dengan menggunakan 3 intensitas dan durasi perawatan UV yang berbeda.