MRI dinamis dapat mengevaluasi prolaps organ panggul secara komprehensif dan merupakan metode yang penting untuk mempelajari anatomi, morfologi dan gerakan dasar panggul secara in vivo. MRI dinamis non-invasif, non-radiologis, cepat, dan multi-situs merupakan perubahan besar dalam bidang MRI, yang penting dalam diagnosis klinis, terutama dalam evaluasi pra-operasi untuk cacat multi-situs pada panggul dan kegagalan perbaikan bedah. Klasifikasi pencitraan organ panggul HMO yang digunakan dalam MRI dinamis mencapai klasifikasi standar prolaps organ panggul, yang memberikan dasar obyektif untuk mengevaluasi efektivitas perawatan bedah prolaps organ panggul, dan pada saat yang sama memberikan pemahaman yang mendalam tentang prolaps organ panggul yang kompleks. MRI dinamis memiliki tingkat kepatuhan diagnostik yang tinggi dengan organografi panggul gabungan simultan dalam evaluasi pembesaran kandung kemih, prolaps uterovagina, prolaps rektal, dan hernia usus, dan keterbatasan utamanya dalam evaluasi prolaps organ panggul dikompensasi oleh pencitraan feses. Oleh karena itu, MRI dinamis yang dikombinasikan dengan septografi harus menjadi modalitas pencitraan terbaik untuk evaluasi komprehensif prolaps organ dasar panggul. Pada anomali dasar panggul yang kompleks yang melibatkan beberapa defek, MRI dinamis dengan fekografi merupakan metode diagnostik sederhana yang, selain evaluasi klinis, juga berperan dalam manajemen interdisipliner disfungsi dasar panggul. Latar Belakang: Dengan perkembangan masyarakat dan perpanjangan usia harapan hidup rata-rata, prolaps organ panggul secara bertahap menjadi penyakit yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, dan telah menarik perhatian luas dari masyarakat dan bidang medis, sehingga pemeriksaan dan pengobatan prolaps organ panggul menjadi hot spot penelitian bedah domestik dan internasional saat ini. Perbatasan R&D: Saat ini, MRI dinamis telah menjadi salah satu metode pencitraan utama untuk pasien dengan prolaps organ panggul, dan tidak ada standar pencitraan diagnostik terpadu untuk POP di Cina. Apakah sistem evaluasi yang relevan dari negara asing cocok untuk negara kita dan apakah mengedepankan standar pencitraan diagnostik sesuai dengan situasi rasial negara kita akan menjadi arah penting untuk penelitian di masa depan. Laporan terkait: Gao Xin dan evaluasi teknologi pemeriksaan MRI dinamis lainnya pada nilai diagnostik prolaps organ panggul, menghasilkan 46 kasus pemeriksaan MRI dinamis panggul, 43 kasus diagnosis MRI dan diagnosis klinis. Disimpulkan bahwa MRI dinamis panggul dapat mengevaluasi prolaps organ panggul secara komprehensif, dan dapat digunakan sebagai metode yang efektif secara klinis untuk mengevaluasi fungsi dasar panggul. Poin inovatif: Isi makalah ini pada dasarnya mencakup kemajuan penelitian evaluasi MRI dinamis prolaps organ panggul, dan secara sistematis mempelajari persamaan dan perbedaan serta keterkaitan antara metode evaluasi MRI dan metode evaluasi klinis tradisional, yang memiliki arti penting untuk praktik klinis. Diagnosis prolaps organ panggul terutama didasarkan pada hasil pemeriksaan klinis, dan diagnosis POP yang salah atau tidak lengkap sering kali menyebabkan pengobatan yang tidak memadai atau tidak masuk akal. Pencitraan memiliki peran yang tak tergantikan dalam hal ini. Di masa lalu, pencitraan sinar-X tradisional terutama digunakan, tetapi dengan pesatnya perkembangan teknologi MRI, ia telah mengatasi kekurangan metode pemeriksaan tradisional, dan telah menunjukkan kelebihannya dalam mengevaluasi struktur jaringan dasar panggul dan lesi. Penilaian sejawat: Topik tinjauan ini baru dan praktis, serta memberikan informasi yang komprehensif, yang sangat penting dalam penerapan metode diagnostik klinis saat ini.