(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Seorang anak berusia 7 tahun yang baru saja mengalami flu dan demam tiba-tiba mengalami demam tinggi di malam hari, disertai kejang-kejang pada anggota tubuh, dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Setelah pemeriksaan menyeluruh, diagnosis meningitis akut ditegakkan dan dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit. Setelah 14 hari menjalani pengobatan standar, kondisi anak stabil tanpa ketidaknyamanan khusus dan semua hasil tes normal.
Informasi dasar】Laki-laki, 7 tahun
Jenis penyakit】 Meningitis akut
Rumah Sakit】Rumah Sakit Ketiga Provinsi Shandong
Tanggal Konsultasi】 Mei 2019
Rencana perawatan】Obat intravena (injeksi deksametason natrium fosfat, injeksi diazepam, natrium ceftriaxone untuk injeksi) + hipotermia fisik + terapi dukungan nutrisi
[Masa Perawatan] 14 hari di rumah sakit, 1 bulan kemudian tinjauan rawat jalan
Efek pengobatan】 Kondisi anak stabil, tidak ada ketidaknyamanan khusus, semua hasil tes normal
I. Konsultasi awal
Anak tersebut dibawa ke rumah sakit pada malam hari oleh keluarganya, dalam keadaan demam tinggi, dengan anggota tubuh yang terus bergerak, disertai mual dan muntah. Pemeriksaan neurologis: kebingungan, tanda-tanda positif iritasi meningeal, kurangnya kerja sama dalam pemeriksaan fisik. Awalnya, infeksi saluran pernapasan atas dan epilepsi dipertimbangkan, namun meningitis tidak disingkirkan. Kami berkomunikasi secara rinci dengan keluarga bahwa anak tersebut dalam kondisi serius dan perlu segera dirawat di rumah sakit.
II. Perawatan
Setelah masuk rumah sakit, anak tersebut diberikan suntikan deksametason natrium fosfat untuk mengurangi perlakuan panas, bersama dengan pendinginan fisik, dan suntikan diazepam untuk membius anak yang mengalami epilepsi persisten. Diagnosis meningitis akut telah dikonfirmasi. Pungsi lumbal pada cairan serebrospinal menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih dan penurunan gula dan klorida yang signifikan. Setelah 7 hari di rumah sakit, kondisi anak membaik, ia menjadi lebih jernih, tidak demam, dan parameter inflamasi berangsur-angsur menurun menjadi normal. Setelah sekitar 14 hari di rumah sakit, anak dalam keadaan stabil, tanpa rasa tidak nyaman yang spesifik, hasil tes darah normal, dan tekanan cairan serebrospinal yang normal saat pemeriksaan. Dianjurkan untuk menindaklanjuti dengan klinik rawat jalan dalam 1 minggu untuk meninjau MRI tengkorak.
III. Hasil pengobatan
Anak tersebut dirawat di rumah sakit, dan segera setelah masuk rumah sakit, pemeriksaan terkait diselesaikan dan pengobatan diberikan. Injeksi natrium fosfat deksametason diberikan untuk mengurangi perlakuan panas, suhu tubuh turun menjadi normal setelah 3 hari dirawat di rumah sakit, injeksi diazepam diberikan untuk membius status epileptikus persisten, dan natrium seftriakson untuk injeksi diberikan untuk mengobati infeksi. Setelah sekitar 14 hari dirawat di rumah sakit, anak tersebut dipulangkan dengan kondisi stabil, tidak ada ketidaknyamanan khusus, hasil semua tes darah normal dan tekanan cairan serebrospinal normal pada pemeriksaan ulang.
IV. Catatan
Kami senang bahwa anak tersebut telah keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan aktif. Setelah keluar dari rumah sakit, Anda harus memperhatikan suhu dan pola makan anak. Jika terjadi hipotermia berulang, Anda harus mengunjungi rumah sakit dan melakukan tes darah, protein C-reaktif, dan MRI tengkorak. Anda harus mengembangkan kebiasaan yang baik, beristirahat tepat waktu, mengonsumsi nutrisi, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Anggota keluarga harus menghindari kontak dengan anak yang terkena jika mereka sedang flu. Anak harus mengunjungi rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan setelah keluar dari rumah sakit selama 1 bulan.
V. Wawasan pribadi
Karena usia mereka yang masih muda, anak-anak dengan kekebalan tubuh yang rendah dan daya tahan tubuh yang buruk dapat mengalami meningitis akut akibat flu jika tidak dikontrol secara aktif. Bagi dokter, penting untuk memperhatikan regresi tanda-tanda peradangan abnormal pada otak anak selama periode darurat dan menyarankan orang tua untuk membawa anak ke rumah sakit untuk tindak lanjut secara teratur guna menghindari perburukan kondisi yang berulang.