Dapatkah Anda pusing jika Anda kehilangan terlalu banyak darah?

Kehilangan darah yang berlebihan dapat menyebabkan pusing. Ketika seseorang kehilangan terlalu banyak darah, maka volume darah tidak mencukupi, sehingga volume darah tidak mencukupi di semua organ tubuh. Ketika jaringan otak kekurangan darah dan oksigen, gejala defisit otak dapat terjadi. Misalnya, setelah iskemia parah dan hipoksia pada belahan otak, pasien mungkin mengalami kelemahan pada anggota badan. Dalam kasus iskemia batang otak dan serebelar, pasien akan mengalami pusing, mati rasa pada anggota badan, dan dalam kasus yang parah, mual dan muntah. Oleh karena itu, pusing dapat terjadi akibat kehilangan darah yang berlebihan. Pasien disarankan untuk minum banyak air dan mengisi kembali volume darah, dan jika perlu, terapi transfusi darah dapat dipertimbangkan.