Nyeri perineum pada wanita dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan merupakan presentasi klinis yang umum terjadi di klinik kebidanan dan kandungan, yang mempengaruhi kualitas hidup banyak wanita. Penyebab nyeri perineum pada wanita secara garis besar dapat dibagi ke dalam beberapa kategori: pertama, peradangan pada vulva dan vagina. Peradangan adalah penyebab paling umum dari nyeri pada perineum. Peradangan pada vulva tidak hanya dapat menyebabkan nyeri perineum, tetapi juga gatal-gatal pada vulvovagina dan keputihan yang tidak normal. Jika peradangan dicurigai sebagai penyebab nyeri perineum, pasien disarankan untuk berkonsultasi dengan rumah sakit setempat untuk pemeriksaan laboratorium yang relevan dan, jika perlu, pengobatan topikal. Kedua, terhambatnya aliran balik vena pada perineum. Ketika aliran balik vena panggul wanita terhambat, pembengkakan dan nyeri pada perineum dapat terjadi. Pasien dapat meredakan rasa sakit dengan menerapkan panas lokal dan fisioterapi. Ketiga, faktor trauma. Wanita rentan mengalami trauma pada perineum. Perineum kaya akan pembuluh darah dan ujung saraf, sehingga setelah cedera eksternal, hematoma dan nyeri pada perineum dapat terjadi. Seiring dengan pulihnya cedera secara bertahap, gejala nyeri secara bertahap dapat berkurang. Singkatnya, penyebab nyeri perineum pada wanita dapat meliputi peradangan vulvovaginal, aliran balik vena yang terhambat, dan trauma.