Influenza adalah infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza, yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza, yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis: A (A), B (B), dan C (C), tanpa kekebalan silang di antara ketiganya. Virus tipe A sering mengalami mutasi antigenik dan sangat menular, menyebar dengan cepat dan sering kali menyebabkan epidemi yang meluas. Masa inkubasi influenza bervariasi dari 24 jam hingga 5 hari. Gejala awalnya adalah sakit kepala, menggigil dan batuk kering, bersin-bersin, hidung tersumbat dan pilek, diikuti dengan sakit kepala, demam tinggi (38-40°C), nyeri otot dan persendian, serta rasa tidak enak badan. Bentuk pneumonia influenza dapat terjadi pada orang tua, bayi, pasien yang sakit kronis, dan individu yang mengalami gangguan kekebalan tubuh. Bentuk ini cenderung mengalami kegagalan pernapasan dan peredaran darah dalam waktu 5-10 hari dan memiliki prognosis yang buruk. Virus ini dapat ditularkan ke orang yang rentan melalui batuk dan bersin pasien influenza dan melalui kontak dengan kontaminan virus, dan paling mudah menular dalam waktu 3 hari setelah onset. Langkah-langkah utama untuk mencegah influenza adalah: 1. Jaga jarak lebih dari 1 meter dari pasien Ketika Anda melihat seseorang akan bersin atau batuk, Anda harus segera mundur ke jarak 1 meter. Jika Anda mengalami situasi ini di dalam lift atau di dalam bus, Anda dapat segera berbalik karena mata dan hidung manusia adalah yang paling mudah menular. 2, vaksinasi tepat waktu Vaksin influenza dapat melindungi tubuh manusia hingga 70-90%, bahkan setelah vaksinasi influenza, dapat mengurangi gejalanya dan mengurangi kemungkinan komplikasi. 3. Cuci tangan Anda secara teratur: penelitian menunjukkan bahwa virus flu dapat bertahan selama 70 jam di tangan Anda. Jika orang yang sehat berjabat tangan dengan pasien atau menyentuh benda yang disentuh oleh pasien di tempat umum, virus flu akan berada di tangannya. Jadi, sangat penting untuk mencuci tangan secara teratur. 4. Cara terbaik untuk mencegah flu di musim dingin adalah dengan mempertahankan kebiasaan sehat, yang lebih efektif daripada mendapatkan suntikan flu. Berolahragalah lebih banyak dan dapatkan lebih banyak pijatan Orang yang dapat beraktivitas selama 3 jam sehari memiliki kemungkinan 35% lebih kecil untuk terkena flu daripada mereka yang kurang aktif. Para ahli menyarankan agar Anda berolahraga tiga kali seminggu, dengan jalan cepat, menaiki tangga, atau bermain tenis meja. Para ahli juga menyarankan untuk melakukan lebih banyak pijat secara umum. Baik itu pijatan profesional, atau saling menepuk punggung, dapat meningkatkan jumlah senyawa amina dan dopamin dalam darah, sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. 5, rajin mengganti sikat gigi: orang menggunakan sikat gigi setiap hari, jika bagian atas dengan virus, mudah untuk berulang kali menginfeksi; Selain itu, sikat gigi sering dalam keadaan lembab, patogen cenderung berkembang biak dan berkembang biak, yang sangat merugikan kesehatan. 6, kehangatan kaki: kaki lebih sensitif terhadap suhu, jika kaki dingin, secara refleks akan menyebabkan vasokonstriksi mukosa hidung, membuat orang rentan terhadap virus flu; pada saat yang sama, menganjurkan mencuci muka dengan air dingin. 7, diet ringan: tinggi lemak, tinggi protein, diet tinggi gula akan mengurangi kekebalan tubuh, diet terlalu asin, akan membuat sekresi air liur dan pengurangan lisozim oral, dan mengurangi sekresi interferon dan faktor anti-penyakit lainnya, sehingga virus flu mudah masuk ke mukosa saluran pernafasan dan menginduksi pilek. 8, semangat bahagia: dokter medis melalui pengamatan menemukan bahwa orang yang gugup, depresi, tubuh zat antivirus berkurang secara signifikan, kekebalan tubuh menurun, rentan terhadap pilek. 9, tidur yang wajar: mempertahankan tidur yang cukup adalah hal yang paling penting di musim dingin. Para peneliti di University of Chicago menemukan dalam eksperimen mereka bahwa orang yang tidur 7,5-8,5 jam sehari, dibandingkan dengan mereka yang tidur hanya 4 jam sehari, menghasilkan antibodi setengah lebih banyak. Oleh karena itu, penting bagi pasien pilek dan flu untuk mendapatkan tidur yang cukup. 10, lebih banyak jendela terbuka untuk mengganti udara: buka jendela setiap hari untuk mengganti udara segar, sehingga dapat membantu mengurangi penyebaran bakteri. 11. Jangan mengonsumsi vitamin secara membabi buta: mengonsumsi vitamin dalam jumlah besar setiap hari tidak akan mengurangi kemungkinan Anda terkena flu dan dapat merusak kesehatan Anda. Cara terbaik adalah dengan mengonsumsi suplemen makanan, atau Anda dapat mengonsumsi multivitamin sekaligus setiap hari.