Beberapa jam di bawah sinar matahari di musim dingin biasanya sudah cukup.

Berjemur di musim dingin dapat meningkatkan sirkulasi darah organisme dan meningkatkan metabolisme berbagai organ dan sistem tubuh, dan waktu berjemur di musim dingin harus ditentukan sesuai dengan usia dan kondisi fisik. Paparan sinar matahari secara teratur di musim dingin memiliki banyak manfaat: pertama, dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D, mencegah osteoporosis dan rheumatoid arthritis dan penyakit lainnya; kedua, dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan vitalitas fagositosis; selain itu, juga dapat meningkatkan sirkulasi darah tubuh dan meningkatkan metabolisme berbagai organ. Di lingkungan udara serta suhu yang sesuai, disarankan agar lansia dan bayi yang memiliki kondisi fisik yang baik, berjemur sekitar 1 jam sehari di musim dingin. Untuk orang muda dan paruh baya dengan metabolisme yang kuat, serta remaja dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, durasi paparan sinar matahari di musim dingin dapat diperpanjang dengan tepat, misalnya sekitar 2 jam paparan sinar matahari per hari. Di musim dingin, yang terbaik adalah memilih 6-10 jam dan 16-17 jam untuk pergi ke luar rumah untuk berjemur, karena dalam 6-9 jam sinar inframerah hangat dan lembut menyumbang puncaknya, tubuh manusia dapat berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme; dan 16-17 jam sinar matahari dalam komponen sinar ultraviolet A lebih banyak, adalah waktu terbaik untuk menyimpan vitamin D dalam tubuh. Namun, bagi orang yang sensitif terhadap sinar ultraviolet, mereka harus memilih berjemur dengan hati-hati.