Pertanyaan yang sering kami temui dalam pekerjaan klinis kami adalah: “Saya baru saja menjalani pemeriksaan dan menemukan benjolan di tiroid saya, dapatkah dokter membantu saya untuk mengetahui apakah saya perlu menjalani pembedahan untuk mengangkatnya?” Ini adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab dan melibatkan banyak aspek. Saya akan mencoba memberikan beberapa pandangan saya sendiri. 1. Perlunya pembedahan untuk mengangkat benjolan tiroid tergantung pada sifat patologisnya. Bahkan nodul tiroid yang sangat kecil pun harus diangkat melalui pembedahan jika ada kecurigaan klinis akan keganasan, sehingga diagnosis sangat penting. Biasanya ada tiga metode yang dapat membantu kami membuat diagnosis: USG berkualitas baik, pemeriksaan patologis massa dengan tusukan, dan tes fungsi tiroid endokrin. Dengan hasil dari ketiga tes ini dan diskusi dengan dokter Anda, pilihan yang lebih tepat dapat dibuat. 2. Pembengkakan tiroid jinak dapat dipilih untuk observasi atau pembedahan. Keputusan ini perlu dibuat secara individual. Jika gondok jinak berukuran besar dan menimbulkan gejala yang tidak nyaman, seperti ketidaknyamanan saat menelan, sensasi dan tekanan benda asing, pembedahan dapat dipertimbangkan untuk mengangkatnya. Tidak ada ukuran yang tetap. Sebagai alternatif, pembedahan dapat menjadi pilihan bagi pasien yang mengalami banyak tekanan psikologis untuk menghilangkan kekhawatiran akan penyakit ini. Lesi yang lebih kecil, pembengkakan kistik, atau pembengkakan tiroid yang telah diidentifikasi secara jelas sebagai jinak oleh patologi tusukan, dapat dipilih untuk observasi klinis. 3. Gondok dengan kelainan endokrin tidak boleh diobati dengan pembedahan segera. Jika terdapat kelainan pada fungsi tiroid, termasuk hiper dan hipotiroidisme, Anda harus terlebih dahulu pergi ke bagian endokrinologi untuk mendapatkan pengobatan sebelum dokter memutuskan apakah akan melakukan pembedahan lebih lanjut jika diperlukan. 4. Pada kasus tiroiditis yang didiagnosis secara klinis, pembedahan bukanlah bentuk perawatan yang lebih disukai dan pengobatan medis dapat dipertimbangkan terlebih dahulu, diikuti dengan pembedahan jika diperlukan.