Diagnosis dan pengobatan asma alergi pada anak

Asma adalah penyakit pediatrik yang umum terjadi pada anak, manifestasi klinis dari episode batuk berulang, mengi, sesak napas, sesak dada; pada malam hari atau pagi hari batuk dan mengi semakin parah, sangat mempengaruhi kehidupan anak-anak, belajar. Setelah gejala-gejala di atas muncul, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Tes alergen sangat penting dalam diagnosis dan pengobatan asma alergi pediatrik. Hanya jika alergen terlepas, pengobatan akan bermakna. Alergen dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pernapasan dan kelompok makanan. Alergen yang umum pada kelompok pernapasan adalah tungau debu, serbuk sari ragweed, serbuk sari rumput, serbuk sari artemisia, jamur, bulu kucing, bulu anjing, dll. Alergen yang umum pada kelompok makanan adalah telur, susu sapi, daging sapi, daging kambing, udang, kepiting, mangga, jeruk, dll. Apabila hasil tes positif, perlu dilakukan pengecekan terhadap alergen pada kelompok makanan. Jika hasil tes positif, langkah-langkah harus diambil untuk menghindari paparan, misalnya, jika kelompok makanan positif, makanan ini harus dilarang selama timbulnya penyakit; jika kelompok pernapasan positif, rumah harus dijaga agar tetap berventilasi, hindari tinggal di lingkungan yang lembab dalam waktu lama, dan kurangi kunjungan ke taman, padang rumput, dan tempat pengumpulan serbuk sari lainnya, serta hilangkan hewan peliharaan, bunga, dan tanaman di rumah. Untuk anak-anak dengan asma, selain menguji alergen, tes fungsi paru-paru juga diperlukan. Pertama, fungsi paru-paru dapat memastikan diagnosis etiologi dan lokasi batuk kronis. Kedua, tes ini menilai tingkat keparahan asma, menentukan tingkat keparahan obstruksi jalan napas dan memantau perkembangan penyakit. Selain itu, tes ini dapat digunakan sebagai indikasi untuk menghentikan pengobatan pada anak-anak yang baru sembuh dari asma. Jenis asma yang umum: 1, asma dingin: gejala batuk dan mengi, suara serak di tenggorokan, busa dahak, tungkai dingin, hidung tersumbat dan hidung meler, batuk di rumah sakit dan penghentian kombinasi pengobatan. 2, asma panas: gejala batuk dan mengi, suara tinggi dan bunga melonjak, tenggorokan bergemuruh, dahak kuning kental, panas tubuh, wajah merah, tenggorokan merah, sembelit, rumah sakit dapat diobati dengan membersihkan kombinasi paru-paru.