Meningkatnya jumlah penderita bibir sumbing dan langit-langit mulut membuat orang tua dan teman merasa khawatir dan juga mempengaruhi penampilan bayi mereka. Tetapi, apabila sudah terjadi, maka perlu segera ditangani. Langkah selanjutnya adalah memperkenalkan klasifikasi bibir sumbing dan langit-langit mulut sehingga orang tua dan teman-teman dapat belajar lebih banyak tentang kondisi tersebut. Jadi, bagaimana langit-langit sumbing diklasifikasikan? Sumbing langit-langit biasanya diklasifikasikan menurut luasnya sumbing pada langit-langit: 1. Unilateral lengkap: sumbing dimulai dari uvula lurus ke foramen insisal dan kemudian melandai ke arah luar, biasanya terpisah dari rahang anterior di lokasi gigi seri unilateral. 2. Sumbing langit-langit tidak lengkap: sumbing ini melibatkan langit-langit lunak dan sebagian langit-langit keras dan sering disertai dengan bibir sumbing tidak lengkap unilateral. Punggung alveolar gigi seri masih utuh. 3. Sumbing langit-langit lengkap bilateral: sering terjadi bersamaan dengan bibir sumbing lengkap bilateral. Sumbing miring pada kedua sisi di gigi seri lateral, dengan septum hidung terisolasi dan bebas di tengahnya. Lempeng palatal pada kedua sisi kadang-kadang memiliki kecenderungan untuk bergerak dari posisi horizontal ke vertikal, yang meningkatkan celah dan mengurangi rongga hidung. 4. Sumbing pada persimpangan langit-langit keras dan lunak: deformitas ini sangat jarang terjadi dan pasien memiliki artikulasi yang cadel dan deformitas otot-otot langit-langit lunak.