Apa yang menyebabkan pusing dan mual setelah aborsi?

Pusing dan mual setelah aborsi dapat disebabkan oleh hal-hal berikut: pertama, aspirasi yang terlewat, sehingga embrio terus tumbuh dan berkembang di dalam rongga rahim dan estrogen terus meningkat, sehingga gejala awal kehamilan masih dapat terjadi dan mual dan pusing dapat terjadi, yang seringkali dapat didiagnosis dengan jelas melalui USG dan disarankan agar perawatan diberikan sesegera mungkin. Kedua, gejala pusing dan mual yang disebabkan oleh flu setelah aborsi sering disertai dengan nyeri otot dan sendi dan bahkan dapat menyebabkan demam, sehingga disarankan untuk mencari perawatan medis aktif. Ketiga, gejala-gejala yang mungkin disebabkan oleh gangguan pencernaan, sering mengakibatkan mual, muntah, pusing dan kelelahan.