Ada berbagai alasan mengapa kita rabun jauh, tetapi ada beberapa yang sudah diketahui dengan baik. Hari ini, saya telah menyusun daftar penyebab miopi kita ini: Pertama, faktor genetik. Ini adalah pandangan yang dianut oleh banyak cendekiawan dan ahli, tetapi ini tidak berarti bahwa miopi 100% diwariskan oleh generasi berikutnya, hanya saja dalam banyak kasus miopi pada anak-anak terdapat komponen genetik, terutama pada miopi tinggi di mana faktor keturunan lebih jelas. Sebagian besar data penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pewarisan resesif autosomal, sehingga miopi dapat terjadi pada ayah dan keturunannya pada saat yang bersamaan. Kedua, faktor lingkungan. Ini adalah teori tertua, meskipun masih ada beberapa kontroversi, tetapi dari sejumlah besar laporan penelitian di dalam dan luar negeri, telah diakui bahwa genetika dan lingkungan adalah penyebab utama miopia, dan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan adalah faktor objektif yang menentukan pembentukan miopia. Selanjutnya, faktor fisik. Beberapa ahli percaya bahwa miopia dari beberapa pasien rabun berkaitan dengan kekurangan fisik dan gizi mereka sendiri. Mereka telah menganalisis dari beberapa sumber bahwa kurangnya elemen seperti kadmium, strontium dan seng dan kelemahan tubuh dapat mempengaruhi terjadinya miopia, tetapi tidak ada pernyataan yang jelas tentang bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi miopia. Masih belum ada aturan atau definisi tertulis tentang penyebab miopi, kecuali bahwa miopi diketahui kompleks dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari faktor genetik bawaan hingga faktor yang disebabkan oleh diri sendiri, dan mungkin merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor.