Bagaimana cara mengetahui kapan sel telur telah berovulasi

  Ovulasi adalah proses dimana folikel yang matang pecah dan sel telur dikeluarkan dari ovarium dan jatuh ke dalam rongga perut. Tanggal ovulasi seorang wanita biasanya sekitar 14-16 hari sebelum periode menstruasi berikutnya, ketika hubungan intim kemungkinan besar akan menghasilkan kehamilan. Ada sejumlah metode klinis untuk menentukan ovulasi, yang dapat dipilih sesuai dengan situasi dan kebutuhan Anda sendiri.  1. Metode menentukan ada atau tidaknya ovulasi: Dalam keadaan normal, suhu tubuh wanita naik 0,3-0,5°C setelah ovulasi. Letakkan termometer di bawah lidah, ukur terus menerus dan catat selama sebulan. Jika ditemukan peningkatan suhu tubuh, hal ini dapat mengindikasikan ovulasi; 2. Biopsi endometrium: Lakukan pemeriksaan endometrium di rumah sakit sebelum atau dalam waktu 12 jam setelah menstruasi. 3. Metode lendir: Lendirnya jernih, halus dan elastis, seperti putih telur, dengan tingkat peregangan yang tinggi dan tidak mudah pecah. Ini adalah metode yang paling akurat saat ini.  Selama ovulasi, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini untuk mendorong keluarnya sel telur yang berkualitas: 1) memperhatikan kesehatan dan kebersihan menstruasi; 2) hindari aktivitas yang berlebihan dan lebih banyak beristirahat; 3) pantang makanan pedas, panas dan makanan perangsang lainnya; 4) menjaga kestabilan emosi; 5) memperkuat latihan fisik.