Apa saja yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari bagi orang dengan sindrom preeksitasi?

Pasien dengan sindrom preeksitasi harus menghindari kegembiraan emosional, stres mental dan olahraga berat untuk mencegah gejala seperti takikardia.
1. Sindrom preeksitasi adalah sindrom yang bermanifestasi sebagai takiaritmia, yang sebagian besar disebabkan oleh kelainan perkembangan jantung bawaan. Secara umum, bila sindrom pra-eksitasi tidak menyerang, pasien dapat hidup normal. Namun, ketika sindrom pra-eksitasi menyerang, palpitasi paroksismal dan sesak dada akan terjadi, yang dapat menyebabkan pingsan atau bahkan kondisi yang mengancam jiwa pada kasus yang parah.
2. Pasien sindrom pra-eksitasi harus menghindari kegembiraan emosional dan tekanan mental untuk mencegah takikardia yang disebabkan oleh eksitasi simpatis, yang dapat menyebabkan timbulnya gejala. Pada saat yang sama, mereka juga harus memperhatikan untuk mengontrol intensitas olahraga dan mencoba untuk tidak melakukan olahraga berat.
Karena sebagian besar sindrom preeksitasi tidak dapat disembuhkan dan hanya dapat diredakan dengan pengobatan, eksitasi simpatis yang berlebihan harus dihindari untuk merangsang timbulnya penyakit. Jika timbul gejala seperti jantung berdebar dan dada terasa sesak, dianjurkan untuk mencari pertolongan medis.