Ketika orang lanjut usia mengalami pusing ketika mereka bangun, ada dua penyebab utama yang perlu dipertimbangkan: 1. Hipotensi postural. Hipotensi postural didiagnosis apabila seorang lansia berdiri dengan tekanan darah dalam keadaan rendah, dan ditemukan penurunan tekanan darah sistolik lebih dari 20 mmHg ketika tekanan darah diukur. Karena adanya hipotensi postural, pasien akan menderita suplai darah yang tidak memadai ke otak, menyebabkan gejala seperti pusing. 2. Disfungsi saraf simpatis. Dengan bertambahnya usia dan perkembangan aterosklerosis, terjadi disfungsi saraf simpatik, mengakibatkan saraf simpatik tidak mampu menyesuaikan pembuluh darah kecil tubuh pada saat operasi ketika lansia berdiri, yang dapat menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh tetap dalam keadaan melebar, mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke otak dan menyebabkan gejala pusing. Ketika pusing terjadi, disarankan bagi para lansia untuk tidak bergerak terlalu cepat ketika bangun, tetapi bergerak perlahan-lahan untuk bangun.