Seorang bibi berusia 50 tahun didiagnosis dengan infark serebral lacunar saat pemeriksaan, dikontrol dengan obat-obatan

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Seorang pasien wanita berusia 50 tahun merasa sangat cemas karena penyempurnaan pemeriksaan resonansi magnetik kranial yang menunjukkan infark serebral lacunar setelah pengaturan pemeriksaan fisik di unitnya, menunjukkan gejala panik, sesak dada, jantung berdebar dan pusing, yang dianggap pasien sebagai penyakit yang sangat serius, dan datang ke klinik rawat jalan kami untuk menyempurnakan penyelidikan yang relevan, yang tidak mengungkapkan faktor risiko tinggi untuk penyakit serebrovaskular, dan setelah memberikan obat, kondisi pasien stabil dan ketidaknyamanannya berkurang.

[Informasi Dasar] Perempuan, 50 tahun

Jenis penyakit】Infark serebral Lacunar

Rumah Sakit】 Rumah Sakit Ketiga Provinsi Shandong

Tanggal Konsultasi】 April 2022

Rencana pengobatan】 Pengobatan oral (Ginkgo biloba + cairan oral Tongtian) + kontrol diet

Masa Perawatan】 Perawatan di rumah selama 15 hari, diikuti dengan 1 bulan tindak lanjut rawat jalan

Efektivitas】 Kondisi stabil, menghilangkan gejala

I. Konsultasi awal

Pasien, seorang wanita berusia 50 tahun, sangat cemas ketika datang ke klinik rawat jalan. Dia mengatakan bahwa sejak ditemukannya infark serebral lakunar selama pemeriksaan unit, dia tidak dapat tidur sepanjang malam dan merasa bahwa kondisinya sangat serius, dan dia juga memiliki gejala seperti panik, sesak dada, jantung berdebar-debar dan pusing. Penyempurnaan investigasi neurologis tidak menunjukkan adanya kelainan yang signifikan, tetapi temuan MRI kranial pasien dengan jelas mendiagnosis infark serebral lacunar. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menyaring faktor risiko penyakit serebrovaskular.

Pasien disarankan untuk melakukan tes darah rutin, fungsi hati dan ginjal, ion, lipid, glukosa darah, enzim jantung dan hemoglobin terglikasi. Pasien juga harus menjalani elektrokardiogram rawat jalan, ultrasonografi jantung dan ultrasonografi karotis.

II. Riwayat pengobatan

Tes di atas diselesaikan dari klinik rawat jalan dan hasilnya tidak menunjukkan kelainan yang signifikan kecuali untuk lipid darah tinggi. Pasien tidak menunjukkan riwayat penyakit tertentu sebelumnya, biasanya kurang tidur dan cenderung cemas. Saat ini, pasien dianggap memiliki infark serebral lacunar karena ketidakcukupan kronis suplai darah ke otak, tetapi area infark kecil dan tidak ada gejala klinis. Ginkgo biloba dan Tongtian Oral Liquid diberikan sebagai pengobatan oral untuk meningkatkan sirkulasi darah di otak, menurunkan lemak darah dan menyehatkan sel-sel otak. Pasien disarankan untuk menjaga relaksasi, menghindari kecemasan dan memastikan tidur yang nyenyak, dan disarankan untuk menindaklanjuti dalam 15 hari di klinik rawat jalan.

III. Efek pengobatan

Setelah 15 hari pengobatan standar, pasien menunjukkan bahwa gejala panik, sesak dada, jantung berdebar, dan pusing telah membaik secara signifikan, tetapi skrining rawat jalan menunjukkan bahwa kadar lipid darahnya tinggi. Pada tindak lanjut, lipid darah pasien telah dikendalikan ke kisaran normal. Pasien disarankan untuk melakukan tinjauan tahunan MRI kranial untuk menilai vaskularisasi di otak.

IV. Catatan

Pasien mengalami infark serebral lakunar, tetapi untungnya dengan pengobatan, infarknya kecil dan tidak menyebabkan konsekuensi serius. Pasien disarankan untuk mengembangkan kebiasaan gaya hidup yang baik, hindari begadang dan mengejan, makan makanan ringan, berhenti merokok dan minum alkohol, serta diet rendah garam dan rendah lemak. Jika terjadi gejala seperti pusing, mati rasa pada anggota badan, kelemahan anggota badan, dan bicara cadel, pasien harus secara aktif mencari konsultasi medis di rumah sakit untuk meningkatkan pemeriksaan resonansi magnetik kranial dan mengambil metode pengobatan yang tepat waktu dan terstandardisasi untuk gejala tersebut.

V. Wawasan pribadi

Pasien dalam artikel ini terlalu cemas dengan kondisinya. Sebenarnya, infark serebral lacunar tidak mengerikan, dan seiring bertambahnya usia, aterosklerosis serebrovaskular secara bertahap akan muncul setelah usia 50 tahun, terutama terkait dengan perfusi yang tidak mencukupi. Dianjurkan untuk membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, dan jika terjadi infark lacunar, Anda harus secara aktif menjaga kesehatan Anda sendiri dan menilai faktor risiko tinggi apa pun yang dapat menyebabkan eksaserbasi patologi serebrovaskular. Jika faktor risiko tinggi untuk penyakit serebrovaskular teridentifikasi, faktor risiko ini harus dikendalikan secara aktif. Kebiasaan gaya hidup yang baik, pengendalian faktor risiko tinggi dan penghindaran aterosklerosis dapat secara efektif mencegah infark serebral lacunar.